KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen sekaligus peritel perhiasan PT Central Mega Kencana (CMK) optimistis melihat prospek bisnis perhiasan tahun ini. Chief Operating Officer (COO) PT Central Mega Kencana Petronella Soan mengatakan, pengelola jenama Frank & Co, Mondial, dan The Palace ini telah memiliki total 150 gerai dan akan tetap melanjutkan ekspansi pada tahun ini. Adapun The Palace, yang memiliki pasar yang lebih luas, akan menambah 17 gerai sepanjang tahun. “Ekspansi ini dilakukan karena The Palace lebih mudah untuk diterima semua
market,” katanya saat berkunjung ke kantor redaksi Kontan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: Indonesia Perketat Aturan Bisnis Sewa Penginapan seperti Airbnb, Ini Isinya Kali ini, kata Petronella, ekspansi The Palace lebih banyak difokuskan di wilayah Sumatra, seperti Aceh, Lampung, dan beberapa kota lainnya. Langkah ini untuk memenuhi distribusi gerai di area Timur Indonesia hingga Barat. Sebab, CMK juga memiliki target untuk menjadikan The Palace sepenuhnya tuan rumah di negeri sendiri. Ekspansi yang lebih terukur dilakukan melalui merek Frank & Co. Saat ini, CMK memiliki 54 toko dan berencana menambah dua gerai baru untuk jenama tersebut yang berlokasi di mal. Sementara itu, Mondial menyasar segmen masyarakat kelas atas dengan produk-produk yang lebih eksklusif. Sehingga untuk pembukaan gerai pun, mal yang dipilih ialah mal dengan kategori kelas A. “Mondial ada di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung. Kota-kota besar, dengan pilihan mal yang lebih terbatas,” ujarnya. Petronella menjelaskan, sebagai salah satu pemain besar di industri perhiasan nasional, salah satu keunggulan CMK adalah memiliki desainer sendiri. Dengan begitu, pihaknya mampu untuk terus menghadirkan koleksi yang eksklusif dan premium. “Pada dasarnya kami yang membuat tren. Kami yang menuangkan inspirasi ke dalam wujud perhiasan yang bisa kami tren-kan,” jelasnya.
Baca Juga: BNBR Kantongi Persetujuan Rights Issue untuk Akuisisi Cimanggis Cibitung Tollways Lagipula, menurutnya, perhiasan merupakan produk yang tetap diminati sejak dahulu hingga saat ini, terutama untuk alasan investasi. Di CMK sendiri, sebanyak 55% pelanggan berasal dari customer eksisting, sedangkan 45% sisanya merupakan pelanggan baru yang terinspirasi dengan edukasi yang dilakukan CMK. Untuk menjaga pertumbuhan pelanggan, Central Mega Kencana juga menawarkan membership untuk ketiga jenama dengan keuntungan yang beragam. Petronella menambahkan, variasi jumlah produk yang ditawarkan di setiap toko memiliki jumlah di kisaran 600 hingga 1.200 items untuk Frank & Co, 800 hingga 1.000 items di Mondial, serta lebih dari 1.200 untuk The Palace.
“The Palace bisa ribuan karena perhiasan emasnya lebih banyak,” ungkapnya. Pelaku usaha perhiasan masih berpotensi meraup keuntungan besar tahun ini. Belum lama ini, ajang 17th Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026 digelar pada 12 – 15 Februari 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran menjadi ruang bagi produsen, distributor, grosir, dan pemasok berlian, emas, perak, mutiara, batu mulia, dan batu semi mulia untuk berkontribusi ke pertumbuhan ekonomi di sektor perhiasan. Ajang ini juga menghadirkan desain-desain terbaru, mesin perhiasan berteknologi tinggi, yang akan menjadi tren pasar perhiasan dan konsumen ke depan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News