KONTAN.CO.ID - Tekanan di industri restoran pizza berlanjut hingga 2026. Sejumlah jaringan restoran besar menutup ratusan gerai, membuat konsumen semakin sulit menemukan restoran favorit mereka. The Street memberitakan, dalam dua tahun terakhir, bisnis pizza menghadapi tantangan berat akibat persaingan ketat, kenaikan biaya tenaga kerja dan bahan baku, serta mahalnya biaya sewa. Kondisi ini memaksa sejumlah perusahaan melakukan restrukturisasi di luar pengadilan, menutup gerai, bahkan mengajukan perlindungan kebangkrutan. Salah satu contohnya adalah Mod Pizza yang berbasis di Seattle. Perusahaan ini sempat mengoperasikan sekitar 500 gerai pada 2024. Namun, tekanan ekonomi membuat Mod Pizza menutup 27 gerai dan menjual asetnya kepada Elite Restaurant Group yang berbasis di California.
Sejumlah Jaringan Pizza Ajukan Kebangkrutan
Beberapa jaringan pizza skala lebih kecil juga mengajukan perlindungan kebangkrutan sepanjang 2025. Bertucci’s Restaurants mengajukan Chapter 11 pada April 2025, disusul Backdraughts pada Juli 2025. Franchise besar juga ikut terdampak. Operator Domino’s, People First Pizza Inc., mengajukan Chapter 11 pada Maret 2025. Sementara itu, franchise Little Caesars, Red Door Pizza LLC, mengajukan perlindungan serupa pada Juli 2025. Baca Juga: Rusia Terpaksa Obral Harga Minyak Setelah India Berpaling, China Cuan Besar Meski begitu, Domino’s masih menjadi jaringan pizza terbesar di Amerika Serikat dengan sekitar 7.090 gerai hingga kuartal III-2025. Little Caesars mengklaim sebagai jaringan pizza terbesar ketiga di AS, dengan perkiraan lebih dari 4.200 gerai. Sementara itu, Pizza Hut menyebut memiliki lebih dari 6.700 lokasi di AS, meski jumlah ini akan segera menyusut.Pizza Hut Tutup 250 Restoran
Pizza Hut mengumumkan akan menutup 250 gerai berkinerja rendah pada paruh pertama 2026. Langkah ini merupakan bagian dari program restrukturisasi bertajuk Hut Forward. Keputusan tersebut diambil setelah Pizza Hut mencatat penurunan penjualan toko sejenis (same-store sales) global sebesar 1% pada kuartal IV-2025 dan sepanjang tahun 2025, kata Chief Financial Officer Yum! Brands, Ranjith Roy, dalam paparan kinerja keuangan pada 4 Februari. Meski demikian, Pizza Hut International justru mencatat kenaikan same-store sales sebesar 1%, didorong oleh kinerja kuat di Timur Tengah, Amerika Latin, dan Asia.Program Hut Forward dan Tinjauan Strategis
Program Hut Forward mencakup penguatan pemasaran, modernisasi teknologi, pembaruan perjanjian franchise, serta penutupan terarah terhadap gerai yang berkinerja buruk.Jaringan Pizza Terbesar di AS
- Domino’s Pizza: sekitar 7.090 gerai
- Pizza Hut: sekitar 6.700 gerai
- Little Caesars: sekitar 4.200 gerai