Berbekal pengetahuan dari tempatnya bekerja dulu, Hari Setiawan memutuskan berhenti kerja dan membangun bisnis pembuatan kolam renang minimalis. Naluri bisnisnya memang tajam. Peminat kolam renang buatannya cukup banyak. Hari pun mampu mendulang omzet lumayan besar.Siapa sangka, dari awalnya hanya sekadar iseng saja menawarkan proyek pembuatan kolam renang berukuran mini alias minimalis, kini usaha milik Hari Setiawan ini semakin mengembang. Ia tak menyangka peminat kolam renang minimalis buatannya ternyata begitu banyak.Lantaran ada peluang bisnis besar di pelupuk mata, Hari pun memutuskan keluar dari tempatnya bekerja. Ia lantas mendirikan perusahaan sendiri bernama PT Noah Funtastic Pools pada tahun 1994. Hari pun fokus pada usaha baru, pembuatan kolam renang itu.Hari mengatakan, awalnya usaha yang ia tekuni sampai sekarang itu, hanya sambilan saja. Saat masih bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan konstruksi di Jakarta, dia sudah mulai mencoba menawarkan berbagai proyek pembuatan kolam renang. Ternyata responsnya bagus.Lambat laun, Hari melihat prospek bisnis ini cukup bagus, sehingga memilih total mengurusi usahanya tersebut. Hari bilang, permintaan pembuatan kolam renang sampai saat ini tak pernah sepi bahkan cenderung meningkat. Meski menawarkan jasa pembuatan kolam minimalis, proyek pertama yang dikerjakan justru kolam renang berukuran cukup besar. Pria 40 tahun ini mengatakan, pertama kali menerima pesanan membuat kolam renang berukuran 20 meter x 5 meter. "Tapi setelah itu banyak yang memesan pembuatan kolam renang untuk rumah minimalis, dengan ukuran kolam renang 7 meter x 3 meter dan kedalaman 1 meter - 1,5 meter," imbuhnya.Bahkan pesanan pembuatan kolam renang minimalis terus saja berdatangan. Terlebih, Hari sangat menjaga kualitas kolam renang buatannya. Ia mengaku menerapkan standar internasional dalam pembuatan kolam renang. "Walaupun ukurannya mini, pengerjaannya disetarakan dengan kolam renang hotel, hanya ukurannya saja yang berbeda," ungkapnyaHari mengakui, omzet usahanya dari jasa pembuatan kolam renang ini lumayan besar. Ia bilang, setiap bulan bisa mengerjakan tiga hingga lima permintaan pembuatan kolam renang dengan ukuran bervariasi. Tarifnya dari Rp 2 juta-Rp 2,5 juta per meter persegi. "Omzet saya Rp 500 juta per bulan dengan margin keuntungan 10%-20%, tergantung ukuran kolam renang yang dibuat," imbuh dia. Pelanggan Hari, selain dari pemilik rumah pribadi, juga hotel, dan apartemen. Sejak 2007, bersamaan dengan berkembangnya bisnis tempat rekreasi air, Hari pun melebarkan sayap. Ia melayani pula jasa pembuatan waterboom.Kini dalam setahun, ia bisa mendapatkan dua order membuat waterboom. "Nilai proyek ini lumayan besar bisa mencapai Rp 500 juta-Rp 2,5 miliar," ucapnya. (Bersambung)Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Bisnis sampingan Hari pun jadi bisnis utama (1)
Berbekal pengetahuan dari tempatnya bekerja dulu, Hari Setiawan memutuskan berhenti kerja dan membangun bisnis pembuatan kolam renang minimalis. Naluri bisnisnya memang tajam. Peminat kolam renang buatannya cukup banyak. Hari pun mampu mendulang omzet lumayan besar.Siapa sangka, dari awalnya hanya sekadar iseng saja menawarkan proyek pembuatan kolam renang berukuran mini alias minimalis, kini usaha milik Hari Setiawan ini semakin mengembang. Ia tak menyangka peminat kolam renang minimalis buatannya ternyata begitu banyak.Lantaran ada peluang bisnis besar di pelupuk mata, Hari pun memutuskan keluar dari tempatnya bekerja. Ia lantas mendirikan perusahaan sendiri bernama PT Noah Funtastic Pools pada tahun 1994. Hari pun fokus pada usaha baru, pembuatan kolam renang itu.Hari mengatakan, awalnya usaha yang ia tekuni sampai sekarang itu, hanya sambilan saja. Saat masih bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan konstruksi di Jakarta, dia sudah mulai mencoba menawarkan berbagai proyek pembuatan kolam renang. Ternyata responsnya bagus.Lambat laun, Hari melihat prospek bisnis ini cukup bagus, sehingga memilih total mengurusi usahanya tersebut. Hari bilang, permintaan pembuatan kolam renang sampai saat ini tak pernah sepi bahkan cenderung meningkat. Meski menawarkan jasa pembuatan kolam minimalis, proyek pertama yang dikerjakan justru kolam renang berukuran cukup besar. Pria 40 tahun ini mengatakan, pertama kali menerima pesanan membuat kolam renang berukuran 20 meter x 5 meter. "Tapi setelah itu banyak yang memesan pembuatan kolam renang untuk rumah minimalis, dengan ukuran kolam renang 7 meter x 3 meter dan kedalaman 1 meter - 1,5 meter," imbuhnya.Bahkan pesanan pembuatan kolam renang minimalis terus saja berdatangan. Terlebih, Hari sangat menjaga kualitas kolam renang buatannya. Ia mengaku menerapkan standar internasional dalam pembuatan kolam renang. "Walaupun ukurannya mini, pengerjaannya disetarakan dengan kolam renang hotel, hanya ukurannya saja yang berbeda," ungkapnyaHari mengakui, omzet usahanya dari jasa pembuatan kolam renang ini lumayan besar. Ia bilang, setiap bulan bisa mengerjakan tiga hingga lima permintaan pembuatan kolam renang dengan ukuran bervariasi. Tarifnya dari Rp 2 juta-Rp 2,5 juta per meter persegi. "Omzet saya Rp 500 juta per bulan dengan margin keuntungan 10%-20%, tergantung ukuran kolam renang yang dibuat," imbuh dia. Pelanggan Hari, selain dari pemilik rumah pribadi, juga hotel, dan apartemen. Sejak 2007, bersamaan dengan berkembangnya bisnis tempat rekreasi air, Hari pun melebarkan sayap. Ia melayani pula jasa pembuatan waterboom.Kini dalam setahun, ia bisa mendapatkan dua order membuat waterboom. "Nilai proyek ini lumayan besar bisa mencapai Rp 500 juta-Rp 2,5 miliar," ucapnya. (Bersambung)Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News