KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Bitcoin masih bergerak di bawah tekanan pada pertengahan Agustus 2026. Berdasarkan data Trading Economics, Bitcoin berada di level US$ 63.566 pada Kamis (13/8) pukul 17.28 WIB. Posisi tersebut turun sekitar 4,4% dibandingkan level US$ 66.505 pada 21 Juli 2026. Tekanan harga tersebut membuat prospek Bitcoin hingga akhir 2026 kembali menjadi perhatian investor. Pergerakan Bitcoin yang masih volatil juga membuat strategi menghadapi aset kripto tersebut menjadi penting, terutama bagi investor yang tetap mempertahankan eksposur terhadap BTC. Business Development Director GSR, Terri Tan, mengatakan karakteristik Bitcoin yang memiliki volatilitas tinggi juga diikuti oleh potensi kenaikan yang lebih besar. Karena itu, investor perlu menentukan porsi Bitcoin dalam portofolio berdasarkan kemampuan masing-masing dalam menanggung risiko.
Bitcoin Masih Tertekan, Investor Disarankan Tak Reaktif Hadapi Volatilitas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Bitcoin masih bergerak di bawah tekanan pada pertengahan Agustus 2026. Berdasarkan data Trading Economics, Bitcoin berada di level US$ 63.566 pada Kamis (13/8) pukul 17.28 WIB. Posisi tersebut turun sekitar 4,4% dibandingkan level US$ 66.505 pada 21 Juli 2026. Tekanan harga tersebut membuat prospek Bitcoin hingga akhir 2026 kembali menjadi perhatian investor. Pergerakan Bitcoin yang masih volatil juga membuat strategi menghadapi aset kripto tersebut menjadi penting, terutama bagi investor yang tetap mempertahankan eksposur terhadap BTC. Business Development Director GSR, Terri Tan, mengatakan karakteristik Bitcoin yang memiliki volatilitas tinggi juga diikuti oleh potensi kenaikan yang lebih besar. Karena itu, investor perlu menentukan porsi Bitcoin dalam portofolio berdasarkan kemampuan masing-masing dalam menanggung risiko.
TAG: