KONTAN.CO.ID - LONDON. Bitcoin turun lebih dari 6% ke level terendah dalam dua pekan pada hari Jumat (26/2). Dipicu kekalahan di pasar obligasi global dan memicu aksi jual aset berisiko. Cryptocurrency terbesar di dunia merosot serendah US$ 44.451 sebelum pulih sebagian besar dari kerugiannya. Terakhir diperdagangkan turun 1,2% pada US$ 46.525, di jalur penurunan hampir 20% minggu ini, yang akan menjadi kerugian mingguan terberat sejak Maret tahun lalu.
Aksi jual menggemakan pasar saham, di mana saham Eropa jatuh sebanyak 1,5%, dengan kekhawatiran atas valuasi yang tinggi. Saham Asia turun paling tajam dalam sembilan bulan. Baca Juga: Meraup untung dari kenaikan bitcoin, Coinbase selangkah lagi menuju IPO