KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Insiden peretasan dengan nilai kerugian mencapai US$ 6,3 miliar yang menimpa salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Binance, memicu kekhawatiran di pasar dalam jangka pendek. Asal tahu saja, usai kabar tersebut mencuat pada Jumat (30/10/2026), harga Bitcoin sempat merosot ke kisaran US$ 76.400 pada pukul 09.05 WIB. Level tersebut menjadi posisi terendah dalam sebulan terakhir, setelah sebelumnya Bitcoin mampu bertahan di atas US$ 80.000. Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, insiden peretasan berskala besar dapat memicu guncangan psikologis sesaat di kalangan investor. Kondisi tersebut juga berpotensi mendorong investor menarik sebagian aset dari bursa kripto dan memindahkannya ke dompet penyimpanan mandiri atau cold wallet.
Bitcoin Tertekan Peretasan Binance, Investor Bisa Cermati Peluang Ini
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Insiden peretasan dengan nilai kerugian mencapai US$ 6,3 miliar yang menimpa salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Binance, memicu kekhawatiran di pasar dalam jangka pendek. Asal tahu saja, usai kabar tersebut mencuat pada Jumat (30/10/2026), harga Bitcoin sempat merosot ke kisaran US$ 76.400 pada pukul 09.05 WIB. Level tersebut menjadi posisi terendah dalam sebulan terakhir, setelah sebelumnya Bitcoin mampu bertahan di atas US$ 80.000. Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, insiden peretasan berskala besar dapat memicu guncangan psikologis sesaat di kalangan investor. Kondisi tersebut juga berpotensi mendorong investor menarik sebagian aset dari bursa kripto dan memindahkannya ke dompet penyimpanan mandiri atau cold wallet.
TAG: