KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses investasi pada perusahaan teknologi sebelum melantai di bursa saham atau
initial public offering (IPO) mulai ditawarkan melalui platform aset digital. Bitget, platform perdagangan aset kripto global, memperluas layanan investasi pra-IPO dengan memasukkan perusahaan kecerdasan buatan (AI), Anthropic ke dalam fitur IPO Prime. IPO Prime merupakan fitur Bitget yang memberikan akses kepada pengguna untuk berpartisipasi dalam peluang investasi pada perusahaan sebelum sahamnya diperdagangkan secara publik.
Melalui mekanisme ini, pengguna yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh alokasi saham melalui dana institusional dan broker yang bekerja sama dengan platform. Anthropic menjadi perusahaan ketiga yang masuk dalam IPO Prime, setelah SpaceX dan OpenAI. Langkah ini menyusul pengajuan dokumen IPO Anthropic pada 26 Oktober 2026 dan revisi dokumen pada 2 November 2026. Perusahaan AI tersebut dikabarkan memiliki potensi valuasi hingga US$ 1,75 triliun, meski nilai perusahaan dan harga penawaran saham final belum dikonfirmasi. CEO Bitget, Gracy Chen mengatakan, layanan tersebut ditujukan untuk memperluas akses investor terhadap peluang investasi yang selama ini lebih banyak tersedia bagi investor institusional dan nasabah dengan kekayaan besar.
Baca Juga: Pasar Saham Bergejolak, BNP Paribas AM Andalkan Strategi Ini demi Lindungi Investasi "Bertahun-tahun, peluang investasi IPO sebagian besar hanya tersedia bagi investor institusional dan nasabah dengan kekayaan besar. Kami ingin mengubah hal tersebut," ujar Gracy, dalam rilis, Rabu (4/11). Bitget membuka pemesanan investasi Anthropic dalam dua tahap. Putaran VIP berlangsung pada 5 November hingga 9 November 2026, dengan batas pemesanan individu maksimal US$ 3 juta dan minimum US$ 100. Sementara itu, putaran publik dibuka mulai 10 November 2026 hingga sehari sebelum IPO, dengan batas pemesanan individu maksimal US$ 25.000.
Kedua tahap menerima pembayaran menggunakan USDT atau USDGO. Namun, alokasi investasi bergantung pada ketersediaan dan jadwal IPO yang dikonfirmasi. Pengguna bisa memperoleh alokasi penuh, sebagian, atau pengembalian dana apabila pemesanan tidak mendapatkan alokasi. Setelah proses penyelesaian, saham yang dialokasikan disimpan melalui mitra broker dan kustodian. Pengguna yang memenuhi persyaratan kemudian menerima token rANT sebagai representasi dari saham dasar yang dialokasikan. Meski memberikan akses investasi sebelum IPO, mekanisme tersebut tetap memiliki risiko. Termasuk ketidakpastian alokasi, jadwal pencatatan saham, serta risiko harga setelah saham mulai diperdagangkan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News