KONTAN.CO.ID – JAKARTA.
PT Bank BJB Syariah mencatat kinerja positif pada segmen Korporasi dan Komersial. Bank syariah ini menegaskan strategi ekspansi yang selektif dan prudent tetap menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. Direktur Utama bank bjb Syariah Arief Setyahadi mengungkapkan, hingga akhir 2025 pembiayaan segmen Korporasi dan Komersial tumbuh 8,33% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh fokus pembiayaan pada sektor usaha dengan fundamental kuat serta pengelolaan risiko yang terjaga. “Pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi bank BJB Syariah dalam menyeimbangkan antara ekspansi pembiayaan dan kualitas aset,” ujar Arief kepada Kontan, pekan lalu.
Baca Juga: Surya Artha Nusantara Finance (SANF) Rilis Obligasi Rp 1,2 Triliun Beri Kupon 5,8% Arief menjelaskan, pertumbuhan pembiayaan Korporasi dan Komersial didorong oleh sejumlah sektor utama, antara lain pertambangan dan penggalian, pendidikan, kesehatan dan aktivitas sosial, perdagangan besar dan eceran, serta jasa keuangan dan asuransi. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki kinerja usaha yang relatif stabil dan kebutuhan pembiayaan yang berkelanjutan. Selain meningkatnya kebutuhan modal kerja dan investasi, pertumbuhan juga berasal dari penambahan fasilitas pembiayaan kepada nasabah eksisting dengan rekam jejak kinerja yang baik. Di samping itu, pemanfaatan skema pembiayaan sindikasi turut mendukung penyaluran pembiayaan berskala besar, khususnya pada sektor energi dan pendidikan, dengan struktur risiko yang lebih terdiversifikasi. Memasuki 2026, BJB Syariah memproyeksikan pertumbuhan pembiayaan Korporasi dan Komersial yang lebih akseleratif. Arief menyebutkan, bank menargetkan pertumbuhan pembiayaan segmen ini di atas pertumbuhan industri tahun 2025, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. “Penguatan fundamental bisnis yang kami bangun sepanjang 2025 menjadi landasan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih optimal pada 2026,” kata Arief. Untuk mencapai target tersebut, BJB Syariah mengoptimalkan penguatan jaringan kantor, termasuk peningkatan status sejumlah kantor menjadi Kantor Cabang sepanjang 2025. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas akuisisi dan pendalaman pasar, terutama di wilayah dengan potensi usaha yang kuat.
Baca Juga: CNAF Nilai Pembiayaan Emas Punya Prospek Positif Seiring Tren Emas yang Meningkat Selain itu, bank bakal terus mengoptimalkan pembiayaan sindikasi guna mendukung proyek-proyek berskala besar, serta melanjutkan pendalaman pembiayaan kepada nasabah eksisting dengan kinerja historis yang solid. Dari sisi portofolio, fokus pembiayaan diarahkan pada sektor-sektor unggulan yang relatif stabil dan berkelanjutan, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan, yang dinilai memiliki kebutuhan pembiayaan jangka panjang dengan tingkat risiko yang lebih terkendali.
Sejalan dengan agenda keberlanjutan, BJB Syariah juga terus mendorong penyaluran pembiayaan produktif sebagai bagian dari perluasan basis pertumbuhan segmen Korporasi dan Komersial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News