BLACKPINK Rilis Album Mini “DEADLINE”, Gebrak Dunia K-Pop Setelah Tiga Tahun Vakum



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Supergrup K-pop, BLACKPINK, resmi merilis album mini (EP) terbaru mereka bertajuk “DEADLINE” pada Jumat (27/2). Ini menjadi karya pertama grup tersebut setelah lebih dari tiga tahun sejak album penuh kedua mereka pada 2022.

Untuk merayakan perilisan ini, Museum Nasional Korea di pusat Seoul diterangi cahaya berwarna pink. Lebih dari 300 penggemar telah berkumpul di atrium museum, yang disulap menjadi zona mendengarkan lima lagu dari EP terbaru BLACKPINK.

Keempat anggota girl group ini memiliki pengikut global yang luas, yang turut membantu mereka mencatatkan rekor.


Awal Februari ini, BLACKPINK menjadi artis pertama di dunia yang melampaui 100 juta subscriber YouTube, menurut agensi mereka, YG Entertainment. Grup ini juga menjadi grup K-pop pertama yang menjadi headliner di Coachella dan British Summer Time Concerts.

Baca Juga: Britney Spears Jual Hak Katalog Musiknya, Ikuti Jejak Artis Dunia Lain

“Belakangan ini, bahkan saat saya berjalan di jalan, toko pakaian, restoran, atau kafe, saya selalu mendengar K-pop,” kata Ko Seon-a, wanita Korea berusia 20 tahun yang tinggal di Jepang dan hadir di museum pada hari Jumat.

EP terbaru ini berisi lima lagu, termasuk lagu utama “GO” dan lagu EDM pra-rilis “JUMP”. Keempat anggota BLACKPINK memperbarui kontrak mereka dengan YG Entertainment pada 2023, namun masing-masing juga telah membentuk agensi sendiri atau menandatangani kesepakatan berbeda untuk kegiatan solo.

Setiap anggota telah menjalani proyek solo. Salah satunya, ROSÉ, sukses merilis single “APT.” bersama Bruno Mars pada 2025 yang berhasil menduduki puncak tangga lagu.

Baca Juga: Spotify Tak Mau Sekadar Streaming, Kini Jual Buku Fisik Menggandeng Bookshop.org

Selain musik, beberapa penggemar berharap popularitas global K-pop seperti BLACKPINK dapat meningkatkan apresiasi terhadap budaya Korea.

“Saya berharap budaya tradisional Korea dapat dikenal melalui K-pop,” ujar Kwon Hyeok-jae, pria berusia 30 tahun yang mengenakan hanbok berwarna pink tradisional Korea.

EP “DEADLINE” menegaskan posisi BLACKPINK sebagai ikon global K-pop sekaligus duta budaya Korea yang mampu menjangkau penggemar dari berbagai belahan dunia.