Blibli Dikabarkan Bersiap IPO Tahun Ini, Begini Pandangan Analis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar rencana penawaran perdana saham alias initial public offering (IPO) PT Global Digital Niaga atau Blibli.com akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyeruak.

Dalam pemberitaan sebelumnya, salah satu sumber Kontan menyebutkan Blibli akan menggalang dana sebesar US$ 500 juta. Rencananya IPO ini paling cepat dilangsungkan pada Juni atau Juli tahun ini.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyebut perusahaan teknologi sangat berkaitan erat dengan ekosistem yang ditawarkan sehingga bisa mempengaruhi jumlah penggunanya.


Bicara soal IPO Blibli, Nico bilang semua kembali pada bagaimana ekspektasi dan persepsi pelaku pasar dan investor terhadap perusahaan rintisan ini. Serta ekosistem seperti apa yang ditawarkan oleh Blibli.

Baca Juga: Meski Urung Mencatatkan Sahamnya di AS, Traveloka Tetap Kebanjiran Pendanaan

"Jadi semua tergantung ekspektasi terhadap potensi valuasi di masa yang akan datang dari Blibli dan juga persepsi pelaku pasar dan investor yang menjadi poin penting apakah bisa menerima kondisi perusahaan startup," jelas Nico saat dihubungi Kontan, Senin (6/6).

Langkah Blibli ini bakal mengikuti jejak PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang telah lebih dahulu mencatatkannya sahamnya di bursa efek.

Pada 6 Agustus 2021, BUKA menjadi unicorn pertama yang IPO di bursa saham dalam negeri. BUKA mematok harga saham IPO di level Rp 850 per saham, alhasil BUKA berhasil meraup dana segar Rp 21,9 triliun.

Sementara, GOTO mencatatkan sahamnya di BEI pada 11 Maret 2022. GOTO Melepas 40,61 miliar saham seharga Rp 338 per saham ke publik, GOTO berhasil meraih dana segar senilai Rp 13,72 triliun.

Baca Juga: Begini Prospek Saham dan Kinerja Bank Digital

Seiring berjalan waktu, harga saham keduanya perusahaan tersebut tergerus. BUKA sudah jauh berdada di bawah harga IPO. Saham BUKA parkir di harga Rp 284 per saham pada perdagangan Senin (6/6).

Sementara, pada akhir perdagangan hari ini, saham GOTO ditutup anjlok 6,78% ke posisi Rp 330. Padahal pada perdagangan Jumat (3/6), GOTO sempat mantul dari harga IPO di posisi Rp 354 per saham.

Editor: Tendi Mahadi