JAKARTA. PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) pemilik jaringan bioskop BlitzMegaplex mengejar target pertumbuhan bisnis dengan menambah jumlah layarnya di banyak kota di Indonesia. Perusahaan berencana membuka 6 layar bioskop di 6 kota pada semester II/2015. Bioskop baru ini akan beredar di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Manado, dan Cirebon. Adapun sepanjang tahun 2015, perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BLTZ ini berambisi membuka delapan bioskop anyar. Untuk pendirian jaringan bioskop tersebut, perusahaan menyiapkan dana sebesar Rp 223,23 miliar. Dengan rincian, biaya pendirian satu layar bioskop sebesar Rp 30 miliar. Dana ini merupakan hasil dari penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun lalu.
BlitzMegaplex bidik 8 juta penjualan tiket
JAKARTA. PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) pemilik jaringan bioskop BlitzMegaplex mengejar target pertumbuhan bisnis dengan menambah jumlah layarnya di banyak kota di Indonesia. Perusahaan berencana membuka 6 layar bioskop di 6 kota pada semester II/2015. Bioskop baru ini akan beredar di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Manado, dan Cirebon. Adapun sepanjang tahun 2015, perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BLTZ ini berambisi membuka delapan bioskop anyar. Untuk pendirian jaringan bioskop tersebut, perusahaan menyiapkan dana sebesar Rp 223,23 miliar. Dengan rincian, biaya pendirian satu layar bioskop sebesar Rp 30 miliar. Dana ini merupakan hasil dari penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun lalu.