JAKARTA. Blue Bird Group Holding masih hanya akan fokus ke transportasi darat, khususnya di sektor logistik. Manajemen masih akan mengembangkan logistik darat sembari memoles pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Noni Purnomo, Presiden Direktur Blue Bird Group Holding mengatakan, pihaknya akan menerapkan layanan yang diberikan di passenger transport ke logistik. Salah satunya adalah mengenai lama perjalanan, waktu dan tentunya teknologi untuk mendukung pelayanan. "Kami fokus di darat, logistik darat tergantung bagaimana cara kami berikan pelayanan yang reliable dan aman, yang sudah kami terapkan di passenger transport juga kami terapkan di logistik," lanjutnya.
Dirinya mengatakan kendala sektor logistik saat ini adalah persoalan waktu, termasuk masalah jam pengiriman dan lama perjalanan. Oleh karenanya dirinya menerapkan manajemen waktu yang bisa membuat persoalan tersebut lebih mudah dan tentu saja menjadi lebih efisien. Salah satunya adalah penerapan teknologi yang mampu mengontrol hal itu. Apalagi secara grup, Blue Bird Group Holding memiliki empat anak usaha di sektor logistik yang saling mendukung yakni PT Iron Bird, PT Iron Bird Logistik, PT Oceanair Indonesia dan PT Ritra Konnas Freight Centre.