KONTAN.CO.ID - MATARAM. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadi kemarau panjang dan potensi kekeringan di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat ( NTB). Prakirawan Iklim BMKG Stasiun Klimaologi Lombok Barat Restu Patria Megantara menjelaskan, kondisi iklim terkini di NTB pada dasarian 3 Juni 2019, seluruh wilayah NTB tidak pernah diguyur hujan. BMKG menyebutkan, hari tanpa hujan (HTH) di wilayah Pulau Lombok bagian Tengah dan Selatan umumnya dalam kategori menengah (11-20 hari). Sedangkan Pulau Lombok bagian utara umumnya dalam kategori sangat panjang (31-60 hari) dan di Pulau Sumbawa umumnya dalam kategori Sangat Panjang (31-60 hari). BMKG menyebutkan sudah terdapat HTH dengan kategori kekeringan ekstrem ( lebih60 hari) yang terpantau di Lombok Timur (Labuhan Pandan, Sakra Barat), Sumbawa Barat (Jereweh), Sumbawa (Alas Barat, Lape), Bima (Sape, Lambu, Palibelo Teke, Parado), dan Kota Bima (Raba).
BMKG prediksi kemarau bakal panjang, warga diminta waspada kekeringan
KONTAN.CO.ID - MATARAM. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadi kemarau panjang dan potensi kekeringan di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat ( NTB). Prakirawan Iklim BMKG Stasiun Klimaologi Lombok Barat Restu Patria Megantara menjelaskan, kondisi iklim terkini di NTB pada dasarian 3 Juni 2019, seluruh wilayah NTB tidak pernah diguyur hujan. BMKG menyebutkan, hari tanpa hujan (HTH) di wilayah Pulau Lombok bagian Tengah dan Selatan umumnya dalam kategori menengah (11-20 hari). Sedangkan Pulau Lombok bagian utara umumnya dalam kategori sangat panjang (31-60 hari) dan di Pulau Sumbawa umumnya dalam kategori Sangat Panjang (31-60 hari). BMKG menyebutkan sudah terdapat HTH dengan kategori kekeringan ekstrem ( lebih60 hari) yang terpantau di Lombok Timur (Labuhan Pandan, Sakra Barat), Sumbawa Barat (Jereweh), Sumbawa (Alas Barat, Lape), Bima (Sape, Lambu, Palibelo Teke, Parado), dan Kota Bima (Raba).