JAKARTA. PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) akan menerbitkan obligasi wajib konversi (OWK) yang akan dikonversi dengan saham baru BNBR. Hal ini menjadi salah satu cara perseroan untuk menyelesaikan utangnya kepada beberapa kreditur. Induk emiten Grup Bakrie ini akan menerbitkan OWK sebesar Rp 990,6 miliar. OWK akan dikonversi melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) sebanyak 19,8 miliar saham biasa seri D. Jumlah itu setara dengan 17,45% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan OWK adalah Rp 50 per saham. Jangka waktu konversi ini ima tahun sejak tanggal penerbitan OWK. Sebenarnya, dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah maksimal saham baru yang diterbitkan dalam non-HMETD adalah 10%. Namun, BNBR kemungkinan bisa mendapat pengecualian karena memiliki modal kerja bersih negatif dan melakukan penerbitan saham baru untuk memperbaiki keuangannya.
BNBR terbitkan OWK Rp 990 miliar buat bayar utang
JAKARTA. PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) akan menerbitkan obligasi wajib konversi (OWK) yang akan dikonversi dengan saham baru BNBR. Hal ini menjadi salah satu cara perseroan untuk menyelesaikan utangnya kepada beberapa kreditur. Induk emiten Grup Bakrie ini akan menerbitkan OWK sebesar Rp 990,6 miliar. OWK akan dikonversi melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) sebanyak 19,8 miliar saham biasa seri D. Jumlah itu setara dengan 17,45% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan OWK adalah Rp 50 per saham. Jangka waktu konversi ini ima tahun sejak tanggal penerbitan OWK. Sebenarnya, dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah maksimal saham baru yang diterbitkan dalam non-HMETD adalah 10%. Namun, BNBR kemungkinan bisa mendapat pengecualian karena memiliki modal kerja bersih negatif dan melakukan penerbitan saham baru untuk memperbaiki keuangannya.