BNI andalkan simpanan & trustee untuk tax amnesty



JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan bersinergi dengan anak usaha seperti BNI Securities dan BNI Asset Management dalam menampung dana repatriasi dari pengampunan pajak atau tax amnesty. Direktur Utama BNI Achmad Baequni menyampaikan, pihaknya telah siap mengelola dana yang masuk untuk membiayai proyek infrastruktur.

Hal itu diungkapkan Baequni meskipun belum ada penetapan bank yang akan mengelola dana repatriasi tax amnesty. Namun, BNI akan mengandalkan produk simpanan dan layanan trustee untuk pengelolaan dana dari wajib pajak.

“BNI juga akan memanfaatkan produk tresuri dan wealth management dalam penjaringan dana repatriasi ini,” katanya, dari pernyataan tertulis yang diterima KONTAN, Kamis (30/6).


Misalnya, produk BNI tresuri yang menjadi andalan adalah Deposit on Call (DOC), Money Market Account, atau Institutional Bond. Sedangkan, melalui wealth management, bank berlogo 46 ini telah menyiapkan berbagai layanan mulai dari Private Client Service hingga Financial Planning Service.

Baequni menambahkan, pihaknya akan memanfaatkan sinergi dengan anak usaha dalam mengelola dana repatriasi tersebut. Seperti, produk BNI Securities yang melayani nasabah dalam investment banking, fixed income brokerage, dan equity brokerage.

Dan melalui produk Asset Management seperti Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT), dan Dana Investasi Real Estate (DIRE).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie