KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melihat sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) serta garmen masih memiliki ruang pertumbuhan dan peluang pembiayaan. Meski demikian, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit ke sektor tersebut. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI mendukung upaya pemerintah memperkuat industri TPT dan garmen sebagai bagian penting dari industri manufaktur nasional. Secara fundamental, subsektor industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh 6,36% secara tahunan (yoy) pada kuartal II 2026. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan industri manufaktur yang tumbuh 4,52% yoy maupun ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.
BNI Catat Portofolio TPT pada Segmen Commercial Capai Rp 995 Miliar per Agustus 2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melihat sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) serta garmen masih memiliki ruang pertumbuhan dan peluang pembiayaan. Meski demikian, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit ke sektor tersebut. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI mendukung upaya pemerintah memperkuat industri TPT dan garmen sebagai bagian penting dari industri manufaktur nasional. Secara fundamental, subsektor industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh 6,36% secara tahunan (yoy) pada kuartal II 2026. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan industri manufaktur yang tumbuh 4,52% yoy maupun ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.