BNI Catat Respons Positif Usai Naikkan Bunga Deposito Valas ke 4%



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat respons pasar yang positif atas penyesuaian suku bunga deposito valuta asing (valas) dolar Amerika Serikat (AS) menjadi 4% yang efektif berlaku sejak 5 November 2025.

Kebijakan tersebut dinilai strategis untuk menjaga daya saing penghimpunan dana valas sekaligus mendorong optimalisasi penempatan dana di dalam negeri.

Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI menilai penyesuaian suku bunga tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pasar global yang masih berfluktuasi.


Sejak kebijakan diberlakukan, perseroan mencatat pertumbuhan volume simpanan valas yang sehat, mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap fundamental BNI sebagai mitra perbankan yang andal dalam pengelolaan dana.

Baca Juga: Kenaikan Bunga Deposito Valas 4% Dorong Simpanan Valas Himbara Melonjak

Selain faktor imbal hasil, BNI mencermati bahwa peningkatan simpanan valas tidak semata-mata didorong oleh kebutuhan lindung nilai (hedging) akibat pergerakan nilai tukar. Kenaikan simpanan valas juga mencerminkan kebutuhan transaksional dan operasional nasabah, termasuk untuk mendukung aktivitas bisnis dan investasi.

“Penyesuaian suku bunga deposito valas kami lakukan dengan memperhatikan kondisi pasar global dan praktik di berbagai yurisdiksi, sehingga turut mendukung stabilitas likuiditas valas secara keseluruhan,” ujar Okki kepada kontan.co.id, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga: Kenaikan Bunga Deposito Valas 4% Dorong Simpanan Valas Bank Mandiri Tumbuh 30%

Ke depan, BNI akan terus memperkuat strategi penghimpunan dana valas melalui penyediaan solusi keuangan yang komprehensif. Perseroan mengoptimalkan layanan digital, antara lain melalui kemudahan pembukaan dan pengelolaan deposito valas di aplikasi wondr by BNI, serta pemanfaatan fitur BNI Multicurrency yang memungkinkan penyimpanan dan transaksi dalam berbagai mata uang asing.

Dengan strategi tersebut, BNI optimistis likuiditas valas dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan nasabah dan pengelolaan likuiditas bank yang prudent.

Baca Juga: Simpanan Valas BTN Melonjak 204% Usai Bunga Deposito USD Jadi 4%

Selanjutnya: Simpanan Valas BTN Melonjak 204% Usai Bunga Deposito USD Jadi 4%

Menarik Dibaca: 10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News