KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transformasi digital merupakan keniscayaan bagi industri perbankan. Banyak bank sudah mengembangan digital banking, bahkan ada yang sudah konversi menjadi bank digital. Namun, transformasi digital itu juga diikuti dengan peningkatan potensi risiko. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut digitalisasi akan menimbulkan risiko siber dan ketidakpahaman masyarakat melindungi risiko data pribadi saat menggunakan layanan dan produk berbasis digital. "Percepatan literasi keuangan menjadi sangat penting untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner OJK baru-baru ini.
BNI: Risiko Kejahatan Perbankan yang Bersumber dari Nasabah Paling Susah Dicegah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transformasi digital merupakan keniscayaan bagi industri perbankan. Banyak bank sudah mengembangan digital banking, bahkan ada yang sudah konversi menjadi bank digital. Namun, transformasi digital itu juga diikuti dengan peningkatan potensi risiko. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut digitalisasi akan menimbulkan risiko siber dan ketidakpahaman masyarakat melindungi risiko data pribadi saat menggunakan layanan dan produk berbasis digital. "Percepatan literasi keuangan menjadi sangat penting untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner OJK baru-baru ini.