JAKARTA.Pemerintah telah menetapkan skema pendanaan proyek Light Rail Transit (LRT). Proyek senilai Rp 23 triliun tersebut akan dibiayai dari kombinasi pendanaan pemerintah dan pinjaman perbankan.Pendanaan perbankan akan dibebankan kepada Bank BUMN yakni BRI, BNI dan Bank Mandiri serta didukung oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). " Nanti porsi pinjaman dari SMI dan tiga bank BUMN akan sama," kata Menteri BUMN, Rini Soemarno, Jumat (10/3).Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Ahmad Baiquni mengatakan, pihaknya siap memberikan pinjaman sebesar Rp 6 triliun untuk proyek LRT tersebut.
BNI siap kucurkan Rp6 triliun untuk LRT
JAKARTA.Pemerintah telah menetapkan skema pendanaan proyek Light Rail Transit (LRT). Proyek senilai Rp 23 triliun tersebut akan dibiayai dari kombinasi pendanaan pemerintah dan pinjaman perbankan.Pendanaan perbankan akan dibebankan kepada Bank BUMN yakni BRI, BNI dan Bank Mandiri serta didukung oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). " Nanti porsi pinjaman dari SMI dan tiga bank BUMN akan sama," kata Menteri BUMN, Rini Soemarno, Jumat (10/3).Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Ahmad Baiquni mengatakan, pihaknya siap memberikan pinjaman sebesar Rp 6 triliun untuk proyek LRT tersebut.