BNI Syariah kejar pembiayaan konsumer tumbuh 13%



JAKARTA. Bank BNI Syariah menargetkan pembiayaan konsumer bisa mengalami pertumbuhan sebesar 13% yoy. Hal ini utamanya disokong oleh sektor perumahan utamanya adalah pembiayaan pada rumah pertama.

Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono mengatakan bahwa strategi bank pada kuartal 4 2016 ini akan tetap mengandalkan bisnis perumahan untuk mendorong pertumbuhan segmen konsumer.

“Salah satunya adalah dengan optimalisasi kerja sama dengan pengembang, agen pemasaran untuk meningkatkan aplikasi dan pembiayaan konsumer,” ujar Imam kepada KONTAN, Sabtu (17/9).


Untuk mencapai target pembiayaan konsumer pada akhir tahun, BNI Syariah juga akan meningkatkan pembiayaan konstruksi perumahan untuk mendorong percepatan penjualan perumahan.

Selain itu, BNI Syariah akan meningkatkan keuntungan lebih kepada konsumer yang memiliki risiko yang lebih rendah. Risiko yang rendah ini dilakukan dengan memilih nasabah yang mempunyai pendapatan tetap, serta memasukkan nasabah yang mempunyai pendapatan tidak tetap secara lebih selektif.

Sebagai gambaran, pada semester 1 2016, lalu, BNI Syariah berhasil meningkatkan pembiayaan sebesar 13,36% menjadi Rp 18,98 triliun.

Tercatat dari total pembiayaan konsumer BNI Syariah ini 52,96% merupakan pembiayaan konsumer. Dari total pembiayaan konsumer ini 86.02% merupakan portofolio BNI Griya iB Hasanah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto