KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) optimistis menorehkan kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) moncer pada tahun 2026. Pasalnya, bank pelat merah ini melihat prospek industri properti akan lebih cerah, didukung oleh program dan insentif pemerintah. Dewi Julianti, Department Head Division Sales Strategy and Execution BNI, mengungkapkan pihaknya menargetkan pencairan KPR atau new booking sepanjang tahun ini bisa mencapai Rp 24 triliun. Dengan angka tersebut, total portofolio KPR BNI hingga akhir 2026 diharapkan bisa tumbuh 13% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 81 triliun. “Kami yakin target itu bisa kami capai. Karena kemampuan BNI mengejar itu ada, baik dari sisi sales, strategi, dan eksekusinya. Apalagi, BNI juga punya jaringan kantor yang cukup banyak,” kata Dewi kepada KONTAN, Kamis (22/1/2026).
BNI Targetkan KPR Tumbuh 13% Tahun 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) optimistis menorehkan kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) moncer pada tahun 2026. Pasalnya, bank pelat merah ini melihat prospek industri properti akan lebih cerah, didukung oleh program dan insentif pemerintah. Dewi Julianti, Department Head Division Sales Strategy and Execution BNI, mengungkapkan pihaknya menargetkan pencairan KPR atau new booking sepanjang tahun ini bisa mencapai Rp 24 triliun. Dengan angka tersebut, total portofolio KPR BNI hingga akhir 2026 diharapkan bisa tumbuh 13% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 81 triliun. “Kami yakin target itu bisa kami capai. Karena kemampuan BNI mengejar itu ada, baik dari sisi sales, strategi, dan eksekusinya. Apalagi, BNI juga punya jaringan kantor yang cukup banyak,” kata Dewi kepada KONTAN, Kamis (22/1/2026).