BNP Paribas rilis reksadana basis obligasi dollar



JAKARTA. PT BNP Paribas Investment Partner merilis reksadana pendapatan tetap berdenominasi dollar pada 18 Maret 21013 lalu. Produk yang diberi nama Reksadana BNP Paribas Dollar Plus ditargetkan mampu meraup dana kelolaan US$ 15 juta hingga akhir tahun ini.Direktur Utama BNPP IP, Vivian Secakusuma bilang, reksadana ini bertujuan untuk memberikan tingkat pengembalian yang potensial dalam mata uang dollar Amerika Serikat kepada pemegang unit pernyertaan."Underlying asset produk ini adalah surat utang dollar atau obligasi dollar," ujar Vivian usai acara edukasi di kantornya, di Jakarta (22/4).Surat efek yang dimaksud, jelas dia, bersifat utang yang telah dijual dalam penawaran umum yang diperdagangkan di bursa efek di dalam maupun di luar negeri yang termasuk dalam kategori layak investasi di Indonesia.Benchmark produk teranyar ini, menggunakan deposito dollar AS. Diharapkan reksadana ini mampu memberikan imbal hasil (return) di atas benchmark tersebut Sayangnya Vivian enggan memberikan berapa kisaran return yang akan diberikan. "Minimal memberikan return lebih dari time deposit dollar," harapnya.Selain itu, produk ini sangat tepat dipilih bagi mereka yang ingin berinvestasi jangka pendek, yakni sekitar 1-2 tahun. NAB portofolio ini di harga Rp 1.000 per unit.Meski sudah dirilis, saat ini perseroan tengah mencari sekitar dua hingga tiga agen penjual. "Kami harapkan bisa mendapat agen penjual secepatnya, karena masih menunggu persetujuan BI," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie