BNPB Catat Titik Api Karhutla Meningkat di 6 Provinsi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya peningkatan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, total fire spot (titik api) sebanyak 1.468 titik dan luas lahan dalam penanganan sebesar 2.645 hektar. "Kalimantan Tengah adalah kasus yang paling menonjol dengan 821 titik api, naik 93% dari hari kemarin. Serta sebanyak 1641 hektare lahan dalam penanganan, angka ini juga naik 147%. Atau sekitar 56% dari total titik api dan 62% dari total luas lahan yang terbakar," ujar Berton dalam konferensi pers BNPB, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: Pemerintah Telah Siapkan Sederet Insentif Pajak untuk 2027, Ini Rinciannya! Adapun titik api di Papua Selatan naik 155% menjadi 306 titik dengan luas lahan turun 19% menjadi sebesar 527 hektare. Provinsi Kalimantan Timur juga mencatat kenaikan titik api sebesar 100% menjadi 170 titik. Adapun luas lahan dalam penanganan turut naik 53% menjadi 331 hektare. Titik api di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga naik 104% menjadi 49 titik. Luas lahan yang ditangani turun 53% menjadi 31 hektare. Di Sulawesi Tenggara titik api naik 145% menjadi 54 titik. Luas lahan dalam penanganan turun 52% menjadi sebesar 39 hektare. Adapun titik api di Sulawesi Tengah naik 48% menjadi 68 titik dengan luas lahan turun 22% menjadi 76 hektare.

Baca Juga: BI Ungkap Biang Kerok Inflasi Aceh, Cabai hingga Nasi dengan Lauk Jadi Penyumbang


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News