KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah delapan menjadi 83 orang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, data ini merupakan hasil update terkini BNPB pada Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Ada Kesalahan Data Anggaran MBG 2027 Rp 480 Triliun, Purbaya: Yang Benar Rp 240 T "Jumlah yang meninggal menjadi 83 jiwa, yang semula kemarin kami sampaikan 75 jiwa, bertambah delapan jiwa," ujar Berton dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Jumat. Berton menuturkan, penambahan delapan korban meninggal dunia tersebut ada di Kabupaten Manggarai ada dua jiwa, Kabupaten Manggarai Timur dua jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak tiga jiwa, dan Kabupaten Ngada ada satu jiwa. "Kami tetap menyampaikan rasa belasungkawa kami yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, handai taulan, dan seluruh rakyat Indonesia, masyarakat Indonesia yang turut berdukacita," ucap dia. Sedangkan, jumlah korban yang luka bertambah menjadi 986 jiwa, yang semula dilaporkan 907 jiwa. "Warga yang mengungsi hari ini bertambah lagi, yang semula kami sampaikan 92.735 jiwa per kemarin, hari ini bertambah menjadi 110.785 jiwa, atau bertambah 18.050 jiwa," kata Berton. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut juga merusak rumah-rumah warga dengan rincian yang terdata pada hari ini sebanyak 44.946 unit.
Baca Juga: China-Indonesia Bahas Pabrik Rudal dan Amunisi, Operasi Ditargetkan 2027 Rinciannya, 17.176 unit rumah rusak berat, 9.758 rusak sedang, dan 18.013 rusak ringan. Data rumah warga yang terdampak akan terus memutakhirkan dari kategori tingkat kerusakannya. "Di Manggarai Barat ada 3.050 unit rusak berat, di Manggarai ada 3.146 unit, di Manggarai Timur 5.962 unit. Ini adalah tiga terbesar dampak rumah rusak berat akibat gempa," tutur Berton. Sumber:
https://nasional.kompas.com/read/2026/08/21/16374911/update-gempa-ntt-korban-meninggal-dunia-tembus-83-orang. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News