Bobot indeks berubah, Avrist AM: Tak ada perubahan portofolio signifikan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan perubahan minor atau bobot pada beberapa indeks di pasar bursa Tanah Air, bakal berdampak pada kinerja perdagangan pasar sekunder.

Asal tahu saja, BEI bakal merubah bobot emiten ke indeks LQ45, IDX30 dan Sri Kehati per 4 Mei 2020 nanti. Pada masing-masing indeks tersebut, terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan maupun kenaikan bobot, bahkan ada yang keluar dari indeks. 

Baca Juga: Perubahan bobot indeks jadi hal lumrah bagi manager investasi


Head of Investment Avrist Asset Management (Avrist AM) Farash Farich mengatakan, perubahan bobot tentunya akan mengalami dampak di pasar sekunder. Kondisi tersebut akan membuat penjualan saham yang berkurang bobotnya dan pembelian di saham yang bertambah bobotnya. 

"Terutama jika dilakukan investor dengan strategi pasif, di mana bobot portofolionya harus selalu sama dengan indeks acuannya," kata Farash kepada Kontan.co.id, Selasa (28/4).

Meskipun begitu, dia menekankan bahwa prospek jangka panjang untuk saham yang terkena perubahan bobot tetap mengacu pada kinerja bisnis dan valuasi emiten itu sendiri. Bahkan, Farash menegaskan bahwa saham yang mengalami penurunan bobot masih berpeluang mengalami kenaikan harga ke depan. Syaratnya, emiten harus bisa menunjukkan kinerja bisnis yang baik. 

"BBCA dan TLKM yang bobotnya turun di IDX30 atau AALI yang keluar dari SRI-Kehati tetap punya potensi bisnis yang baik di masa depan," ujarnya. 

Adapun produk reksadana indeks Avrist AM yang mengacu pada LQ45, IDX30 dan reksadana aktif yang mengacu pada LQ45 turut melakukan rebalancing. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan bobot baru saham yang disesuaikan BEI tersebut. 

Baca Juga: Ada perubahan minor konstituen indeks, simak tanggapan analis

Alhasil, Farash mengatakan perubahan bobot tidak akan berdampak signifikan pada komposisi portofolio dan strategi Avrist AM ke depan. "Tidak (berdampak signifikan), karena saat ini rebalancing-nya yang tipe minor," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News