Bocoran MacBook Ultra: Laptop Apple Paling Mahal dalam Sejarah



KONTAN.CO.ID - Setelah merilis MacBook Neo dengan harga murah, Apple disebut akan merilis MacBook Ultra untuk kelas yang jauh lebih premium.

Perangkat tersebut disebut-sebut akan bernama MacBook Ultra, membawa layar OLED, dukungan layar sentuh, serta harga yang lebih mahal dibandingkan model MacBook Pro saat ini.

Dilansir MacRumors, MacBook Ultra akan ditempatkan di atas MacBook Pro yang saat ini menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max.


Strategi ini memungkinkan Apple menawarkan laptop dengan posisi premium yang lebih jelas di puncak jajaran produknya.

Baca Juga: Apple Rilis MacBook Neo: Harga Mulai Rp10,1 Juta, Pakai Chip A18 Pro

Bocoran Spesifikasi MacBook Ultra: Layar OLED dan Touchscreen

Salah satu fitur yang disebut akan menjadi pembeda utama MacBook Ultra adalah penggunaan layar OLED.

Seperti kita tahu, teknologi ini menawarkan kontras lebih tinggi, warna lebih tajam, serta efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan panel LCD yang digunakan pada MacBook saat ini.

Selain itu, perangkat ini juga diperkirakan akan menghadirkan dukungan layar sentuh, sesuatu yang selama ini tidak tersedia pada lini MacBook.

Penggunaan OLED diprediksi akan ikut mendongkrak harga jual produk. Jika rumor ini benar, MacBook Ultra berpotensi menjadi laptop Apple dengan harga paling tinggi dalam sejarah.

Baca Juga: Apple Rilis 7 Produk Baru: iPhone 17e hingga MacBook Neo

Diprediksi Meluncur Akhir Tahun 2026

Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, laptop MacBook kelas premium ini diperkirakan akan meluncur menjelang akhir 2026.

Perangkat tersebut berpotensi menjadi standar baru baru bagi lini MacBook, terutama jika Apple benar-benar menghadirkan layar OLED dan dukungan layar sentuh untuk pertama kalinya pada laptopnya.

Dengan detail yang lebih unggul dari MacBook Pro, kita bisa berekspektasi bahwa harga MacBook Ultra juga ada di level yang lebih premium.

Baca Juga: Apple Rilis iPhone 17e: Chip A19, Kamera 48MP, Harga Mulai Rp 10,1 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News