BOJ Naikkan Suku Bunga, Nilai Tukar Malah Dekati Titik Terendah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yen Jepang (JPY) diperdagangkan di sekitar 161,5 per dolar AS pada hari Selasa (23/6). JPY berfluktuasi di dekat level terlemahnya sejak 1986 karena upaya intervensi verbal berulang dari bank sentral gagal membendung penurunan mata uang tersebut. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, (23/6), Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama mengatakan, ia telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent, menegaskan kembali kesepakatan untuk mengoordinasikan tindakan di pasar mata uang jika diperlukan. 

Baca Juga: Bursa Global Memerah Jumat (19/6), Perundingan AS-Iran Tertunda dan Yen Kian Tertekan


Investor tetap waspada terhadap putaran intervensi resmi lainnya setelah yen terkoreksi hingga menghapus semua keuntungan yang tercatat pada 30 April, ketika bank sentral Jepang (BoJ) melakukan operasi pembelian mata uang dengan jumlah yang mencapai rekor sejarahnya. 

Yen tetap berada di bawah tekanan meskipun Bank Sentral Jepang baru-baru ini menaikkan suku bunga. Menurut pasar ini tidak cukup untuk secara signifikan mengurangi perbedaan suku bunga negara tersebut dengan ekonomi utama lainnya. 

Pelemahan tambahan datang dari dolar AS yang lebih kuat, didukung oleh sinyal hawkish dari Federal Reserve.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News