KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana mengaktifkan kembali Bond Stabilization Fund (BSF) untuk menjaga stabilitas pasar obligasi domestik di tengah tingginya volatilitas global dan tekanan pada nilai tukar rupiah. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan instrumen ini disiapkan sebagai dana stabilisasi yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) Surat Berharga Negara (SBN) ketika yield mengalami kenaikan terlalu tajam. Kepala Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman, menilai langkah pemerintah tersebut cukup positif untuk meredam kenaikan yield SBN dalam jangka pendek.
Bond Stabilization Fund Aktif Lagi, Pasar SBN Stabil Tapi Tak Cukup Tahan Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana mengaktifkan kembali Bond Stabilization Fund (BSF) untuk menjaga stabilitas pasar obligasi domestik di tengah tingginya volatilitas global dan tekanan pada nilai tukar rupiah. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan instrumen ini disiapkan sebagai dana stabilisasi yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) Surat Berharga Negara (SBN) ketika yield mengalami kenaikan terlalu tajam. Kepala Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman, menilai langkah pemerintah tersebut cukup positif untuk meredam kenaikan yield SBN dalam jangka pendek.
TAG:
- investor
- Kementerian Keuangan
- Obligasi
- pelemahan rupiah
- Purbaya Yudhi Sadewa
- rupiah
- The Fed
- INDEF
- pasar obligasi
- capital outflow
- SBN
- strategi investasi
- peluang investasi
- Investasi Obligasi
- suku bunga AS
- Surat Berharga Negara
- Volatilitas Pasar
- M Rizal Taufikurahman
- Yield SBN
- Bond Stabilization Fund
- BSF