Booth MRS Pertamina Tarik Pengunjung MotoGP Mandalika



KONTAN.CO.ID - LOMBOK TENGAH. Suasana di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika tak hanya diramaikan oleh deru mesin dan persaingan para pebalap MotoGP.

Di tengah antusiasme penonton yang datang menyaksikan ajang balap motor dunia tersebut, Booth MRS Pertamina turut menjadi salah satu ruang yang menarik perhatian pengunjung.

Sejumlah pengunjung, termasuk warga negara asing, tampak antusias mendatangi booth untuk mencoba berbagai permainan dan aktivitas yang ditawarkan


Dengan mengusung konsep garasi, Booth MRS (Mandalika Racing Series) Pertamina dirancang sebagai ruang interaktif yang mengajak masyarakat mengenal lebih dekat perjalanan Pertamina dalam mendukung MotoGP.

Konsep ini tidak sekadar menghadirkan tempat untuk beristirahat atau melihat produk, tetapi juga menyuguhkan pengalaman yang memadukan hiburan, edukasi, dan interaksi langsung dengan brand Pertamina.

Beragam aktivitas tersedia bagi pengunjung. Mereka dapat menjajal permainan spin wheel, mengikuti game bertema MotoGP, hingga mengabadikan momen melalui fasilitas foto di atas motor MotoGP.

Berbagai aktivitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer MotoGP dari sudut pandang yang berbeda.

Vice President Marketing & Brand Management Pertamina, Heppy Wulansari, mengatakan bahwa kehadiran booth ini merupakan upaya Pertamina untuk menarik minat masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan dunia MotoGP dan peran Pertamina di dalamnya.

"Dengan konsep booth ini, kami ingin menarik minat masyarakat untuk datang ke sini. Kami juga ingin memberikan edukasi tentang MotoGP dan Pertamina di dalamnya. Jadi, masyarakat yang datang tidak hanya melihat, tetapi juga bisa merasakan pengalaman secara langsung,"  ujar Heppy, Sabtu (10/10).

Baca Juga: MotoGP Mandalika Dongkrak Konsumsi Avtur Bandara Lombok hingga 48%

Konsep garasi dipilih untuk menggambarkan perjalanan Pertamina dalam memberikan kontribusi bagi MotoGP, mulai dari awal keterlibatannya hingga saat ini.

Melalui pendekatan tersebut, pengunjung diajak melihat bahwa kehadiran Pertamina di ajang balap internasional ini tidak hanya berkaitan dengan identitas merek, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati masyarakat.

Pengalaman itu semakin lengkap dengan kehadiran berbagai merchandise bertema MotoGP yang dapat dibeli di booth. Mulai dari kaus, kemeja, topi, hingga handuk, produk-produk tersebut memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin membawa pulang suvenir sekaligus menyimpan kenangan dari gelaran balap di Mandalika.

Untuk memudahkan transaksi, Pertamina juga menyediakan fasilitas pembayaran melalui MyPertamina. Kehadiran layanan digital ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan pengalaman pengunjung di lokasi acara dengan ekosistem layanan Pertamina yang lebih luas.

Menurut Heppy, aktivitas di booth tidak hanya dirancang untuk menciptakan keramaian selama penyelenggaraan MotoGP. Lebih dari itu, Pertamina ingin membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat melalui beragam kanal interaksi yang tersedia.

"Booth ini hanya katalisator. Interaksi masyarakat dengan Pertamina tidak berhenti di sini. Setelah ini, masyarakat tetap bisa berinteraksi dengan kami melalui SPBU maupun berbagai event nasional lainnya," kata Heppy.

Ia menjelaskan, MyPertamina juga menjadi salah satu platform yang dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman bagi masyarakat.

Melalui platform digital tersebut, Pertamina ingin memperluas hubungan dengan konsumen, tidak hanya melalui produk yang digunakan sehari-hari, tetapi juga melalui layanan dan aktivitas yang relevan dengan kebutuhan mereka.

"Kami ingin masyarakat melihat bahwa Pertamina hadir bukan hanya melalui sebuah produk. Namun, masyarakat juga bisa berinteraksi secara nyata dengan kami melalui platform digital yang menghubungkan produk, layanan, dan brand," ujar Heppy.

Bagi pengunjung, booth ini menawarkan kesempatan untuk menikmati sisi lain dari MotoGP di luar lintasan.

Sementara bagi Pertamina, kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun interaksi yang tidak hanya berlangsung selama balapan, tetapi juga berlanjut dalam keseharian masyarakat melalui produk, layanan, dan berbagai kegiatan di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: