Borong Pulau Rp841,3 Miliar demi Istri, Ini Profil Pengusaha Dubai Jamal Al Nadak



KONTAN.CO.ID -  Sosok Jamal Al Nadak mendadak menjadi pusat perhatian setelah aksi fenomenalnya membelikan sebuah pulau pribadi untuk sang istri, Soudi Al Nadak. 

Sebagai pengusaha yang berbasis di salah satu kota termewah di dunia, Dubai, Jamal merepresentasikan kelas atas Uni Emirat Arab yang memiliki kapasitas finansial luar biasa untuk mendukung gaya hidup eksklusif. 

Langkah ini diambil bukan sekadar untuk pamer kekayaan, melainkan strategi Jamal dalam memastikan kenyamanan dan privasi total keluarganya tetap terjaga di tengah sorotan publik.


Baca Juga: Profil Daniel Ek dan Perjalanan Membangun Spotify dari Nol

Profil Jamal Al Nadak memperlihatkan bagaimana kekuatan modal di wilayah Teluk mampu mengubah aset alam menjadi properti privat guna memenuhi standar kenyamanan personal yang sangat tinggi.

Strategi Jamal Al Nadak dalam Mengelola Privasi dan Aset

Bagi seorang pebisnis yang tinggal di salah satu pusat keuangan global, Jamal Al Nadak memahami betul bahwa privasi merupakan komoditas yang sangat mahal. 

Pembelian pulau pribadi senilai US$50.000.000 atau setara dengan Rp841,3 miliar (kurs Rp16.826 per US$) tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan sekaligus aset properti eksklusif. 

Melansir laporan dari Hamari Web, Jamal dikenal sebagai figur yang sangat menjaga citra keluarganya, meskipun ia sering menjadi sosok di balik layar dari konten-konten mewah yang dibagikan sang istri di media sosial. 

Ketegasannya dalam mengatur pengeluaran rumah tangga menunjukkan bahwa setiap dana yang dikeluarkan memiliki tujuan tertentu untuk menjaga standar sosial yang tinggi.

Jamal juga menerapkan aturan operasional rumah tangga yang sangat sistematis, di mana ia memposisikan dirinya sebagai penyedia utama seluruh kebutuhan gaya hidup premium. 

Dilansir dari Economic Times, Jamal menetapkan aturan bahwa istrinya dilarang melakukan pekerjaan domestik seperti memasak agar sang istri dapat sepenuhnya fokus pada peran sosial dan representasi keluarga. 

Hal ini menunjukkan pola pikir Jamal yang mengutamakan pembagian kerja secara profesional, bahkan dalam lingkup domestik, dengan mempekerjakan staf ahli di bidang kuliner dan kecantikan. 

Bagi Jamal, menjaga penampilan dan standar hidup istri adalah bagian dari integritas citra dirinya sebagai pengusaha di lingkungan elit Dubai.

Tonton: Hotel Sultan Masih Beroperasi, Pemerintah Tegaskan Alih Kelola Tanpa Uang Jaminan

Aturan Ketat Rumah Tangga Jamal Al Nadak

Keberhasilan Jamal dalam membangun eksistensinya tidak terlepas dari kedisiplinan dalam mengatur segala aspek kehidupan, termasuk memberikan berbagai aturan bagi anggota keluarganya. 

Mengutip dari VnExpress, berikut adalah aturan dan standar yang ditetapkan oleh Jamal Al Nadak dalam menjalankan gaya hidup keluarganya:

  • Investasi Aset Eksklusif: Membeli pulau pribadi senilai ratusan miliar rupiah di wilayah Asia untuk menjamin keamanan serta kebebasan sang istri dalam beraktivitas tanpa gangguan publik.
  • Alokasi Anggaran Belanja: Menyediakan dana belanja mingguan mencapai US$1.000.000 atau sekitar Rp16,8 miliar untuk mencakup kebutuhan gaya hidup dan koleksi barang mewah.
  • Standar Penampilan Harian: Mewajibkan penggunaan jasa penata gaya dan penata rias profesional bagi sang istri untuk menjaga reputasi keluarga di setiap kesempatan publik.
  • Larangan Bekerja Konvensional: Jamal mengarahkan agar istrinya tidak memiliki pekerjaan kantoran agar waktu yang ada dapat dialokasikan untuk kegiatan pendampingan bisnis dan perjalanan keluarga.
  • Sentralisasi Keputusan: Jamal memegang kendali atas keputusan investasi aset besar, termasuk pembelian perhiasan berlian senilai US$1.000.000 dalam satu hari.

Latar Belakang dan Pertemuan dengan Sang Istri

Meskipun Jamal Al Nadak kini dikenal sebagai miliarder berpengaruh di Dubai, saat masa muda kehidupannya cenderung lebih sederhana. 

Jamal dilaporkan lahir di Inggris sebelum akhirnya menetap dan membangun karier di Uni Emirat Arab. Pertemuan Jamal dengan istrinya, Soudi, terjadi saat mereka berdua masih berstatus sebagai mahasiswa di sebuah universitas di Dubai sekitar sembilan tahun yang lalu. 

Pasangan ini telah menjalani biduk rumah tangga selama lebih dari tiga tahun dan terus mendokumentasikan perjalanan hidup mereka yang mewah kepada jutaan pengikut di platform media sosial.

Jamal Al Nadak memang memilih untuk menutup rapat rincian mengenai lini bisnis spesifik yang menjadi sumber kekayaannya demi alasan keamanan. 

Namun, aktivitas finansialnya yang melibatkan pembelian aset seni senilai US$2.000.000 hingga kepemilikan mobil Ferrari kustom menunjukkan bahwa skala bisnisnya berada pada level global. 

Keputusannya membeli pulau pribadi di lokasi yang tidak disebutkan namanya di Asia semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pengusaha paling vokal dalam memadukan investasi finansial dengan kebutuhan gaya hidup privat yang ekstrem.

Selanjutnya: Redmi Note 15 Pro Plus: Cari Tahu Keunggulan dan Harga Resminya di Indonesia

Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Tergelincir, tapi Bertahan di atas US$ 5.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News