KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 membuat sejumlah sektor usaha terkapar, termasuk sektor perhotelan yang sangat terimbas dengan adanya pembatasan kegiatan dan aktivitas di luar rumah. Namun, pada tahun 2022 mendatang, industry perhotelan diprediksi akan kembali bangkit seiring mulai pulihnya ekonomi dan pelonggaran mobilitas, baik pariwisata maupun kunjungan bisnis. Dicky Sumarsono, CEO dan Founder Azana Hotels & Resorts optimis melihat penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, hal ini akan meningkatkan frekuensi kegiatan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata maupun bisnis yang pada akhirnya berdampak sangat postif pada dunia usaha, khususnya perhotelan. “Tanda-tanda akselerasi pemulihan industri hotel secara nasional semakin terlihat jelas sejak September 2021 lalu, hal tersebut ditandai dengan adanya peningkatan tingkat kunjungan turis domestik, pemesanan tiket pesawat yang tinggi, jadwal kereta api yang mulai normal, padatnya arus lalu lintas, aktivitas objek wisata yang mulai ramai, serta aktivitas yang dilakukan di hotel juga tingkat hunian yang naik tajam,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (16/11).
Bos Azana Hotel optimis geliat bisnis di 2022, siap buka 18 hotel baru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 membuat sejumlah sektor usaha terkapar, termasuk sektor perhotelan yang sangat terimbas dengan adanya pembatasan kegiatan dan aktivitas di luar rumah. Namun, pada tahun 2022 mendatang, industry perhotelan diprediksi akan kembali bangkit seiring mulai pulihnya ekonomi dan pelonggaran mobilitas, baik pariwisata maupun kunjungan bisnis. Dicky Sumarsono, CEO dan Founder Azana Hotels & Resorts optimis melihat penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, hal ini akan meningkatkan frekuensi kegiatan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata maupun bisnis yang pada akhirnya berdampak sangat postif pada dunia usaha, khususnya perhotelan. “Tanda-tanda akselerasi pemulihan industri hotel secara nasional semakin terlihat jelas sejak September 2021 lalu, hal tersebut ditandai dengan adanya peningkatan tingkat kunjungan turis domestik, pemesanan tiket pesawat yang tinggi, jadwal kereta api yang mulai normal, padatnya arus lalu lintas, aktivitas objek wisata yang mulai ramai, serta aktivitas yang dilakukan di hotel juga tingkat hunian yang naik tajam,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (16/11).