Bos BI Sebut Proyek Desain Rupiah Digital Bakal Diterbitkan pada Juli



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menegaskan proyek mata uang digital bank sentral atau central bank digital currency (CBDC) terus bergulir. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, pada Juli 2023 BI akan mengeluarkan proyek desain atau proof of concept Digital Rupiah. 

"Mulai Juli 2023 nanti, kami akan mengeluarkan proyek desain," tegas Perry dalam High Level Seminar ASEAN, Senin (6/3) di Jakarta.

Perry menambahkan, ini merupakan lanjutan dari rangkaian penerbitan Digital Rupiah yang sudah dikeluarkan oleh BI.  Dimulai dari White Paper yang diluncurkan BI pada 30 November 2022 lalu. Kemudian pada 31 Januari 2023, BI mengeluarkan consultative paper. 


Baca Juga: Agenda Prioritas Jalur Keuangan ASEAN di Bawah Keketuaan Indonesia

Perry menegaskan, desain CBDC Indonesia tidak cuma model desain saja, tetapi CBDC harus bisa digunakan untuk finansial yang inklusif. 

Karena pada tahun ini Indonesia juga memegang keketuaan kelompok negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Perry bilang Indonesia akan mengembangkan pembangunan CBDC di regional.  Dalam hal ini, Perry akan mengajak masing-masing negara untuk saling membandingkan desain CBDC yang sudah dibuat. 

Termasuk, dalam membandingkan regulator dan aspek lain, terutama dalam memperkuat ekosistem pasar valuta asing (valas). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi