KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) belum serta-merta meningkatkan risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di industri perbankan. Pasalnya, transmisi kenaikan suku bunga terhadap bunga kredit membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan, ketika suku bunga acuan meningkat, dampak pertama yang dirasakan perbankan adalah kenaikan bunga deposito. Sementara itu, bunga giro dan tabungan relatif tidak mengalami penyesuaian.
Bos BRI Ungkap Dampak Kenaikan BI Rate terhadap Bunga Kredit Baru Terasa 3–4 Bulan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) belum serta-merta meningkatkan risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di industri perbankan. Pasalnya, transmisi kenaikan suku bunga terhadap bunga kredit membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan, ketika suku bunga acuan meningkat, dampak pertama yang dirasakan perbankan adalah kenaikan bunga deposito. Sementara itu, bunga giro dan tabungan relatif tidak mengalami penyesuaian.