Bos BTN Minta Tenor Dana SAL Diperpanjang hingga Dua Tahun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencermati risiko yang hadir pasca penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) di bank. Tenor penempatan uang negara untuk jangka waktu enam bulan dinilai perlu diperpanjang. 

Hal itu disampaikan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Senin (26/1/2026). 

Mengingatkan kembali, BTN sebelumnya mendapat porsi SAL sebesar Rp 25 triliun. Nixon menjelaskan, penyerapan dana tersebut menjadi kredit membutuhkan waktu kurang lebih dua setengah bulan lantaran bank berbasis konsumer.


“Kami ini bank konsumer, jadi kami tidak punya basis korporasi yang besar. Penyalurannya lebih lama dari bank lain karena memang terserapnya (per nasabah) kisaran Rp 200 juta–Rp 300 juta. KPR kan ukurannya tidak terlalu besar di Indonesia,” jelas Nixon. 

Baca Juga: BTN Siapkan Aksi Korporasi Rp 6 Triliun untuk Ekspansi 2026, Cek Rekomendasi Analis

Terlepas dari itu, pasca penyaluran, kini pengembalian dana menjadi perhatian bank. Pasalnya, dana yang ditempatkan berupa deposito on call dengan bunga sebesar 80,476% dari BI 7-Day Reverse Repo - Rate (BI 7-DRR) Rate untuk Rekening Penempatan dalam Rupiah dan tenor enam bulan dengan kemungkinan diperpanjang. 

Nah, tenor enam bulan itu dinilai cenderung singkat dibandingkan penyaluran kredit jangka panjang yang dilakukan bank.

“Kalau di perjanjian singkat, sementara bank menyalurkannya itu akan jadi kendala lagi nanti pada saat harus membayar,” jelas Nixon. long term, 

Untuk itu, Nixon mengaku pihaknya kini tengah meminta waktu tambahan kepada Kementerian Keuangan hingga kisaran dua tahun. Pasalnya, ia juga mencermati risiko perebutan likuiditas antar penerima dana SAL yang pada gilirannya mungkin saja menjegal laju ekspansi kredit. 

Baca Juga: BTN Klaim Permodalan Solid, CAR Dijaga di Level 18%–20% pada 2026

“Sebelum ada dana SAL kredit kami sudah tumbuh 7%, hari ini sudah hampir 12%. Jadi kalau ditanya, itu dana sudah jadi kredit. Cuman yang kami khawatirkan adalah pasca cair ini kalau waktunya singkat, pasti bank-bank berantem di market, tinggi-tinggian bunga lagi,” tuturnya. 

Selain itu, Nixon juga menilai bunga deposito bisa diturunkan. Menurutnya, dengan begitu dampaknya terhadap masyarakat bisa lebih dirasakan, tak sebatas komersial. 

Selanjutnya: Penerima KJP 2026 Wajib Tahu: Cara Daftar Sembako Subsidi Online.

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Weekday Periode 27-29 Januari 2026, Ayam Kampung Diskon Rp 13.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News