KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu optimistis anak usahanya, Bank Syariah Nasional (BSN), mampu menggarap potensi pasar syariah di Indonesia secara maksimal dan mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah. Meski baru spin-off menjadi bank umum syariah (BUS) belum lama ini, menurut Nixon, BSN mampu menunjukkan kinerja yang apik hingga paruh awal tahun ini. Memang hingga Juni 2026, BSN berhasil meraup laba sebesar Rp 444 miliar atau tumbuh 10,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dalam periode yang sama, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank berhasil naik dari 3,72% menjadi 4%. Nixon menyoroti fakta bahwa, dalam beberapa aspek, kinerja BSN bahkan lebih bagus ketimbang sang induk. Misalkan saja, rasio biaya dana (cost of fund/CoF) BSN yang ada di level 2,7% sementara BTN di 3%, juga rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) di 2,7% sementara rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) BTN di 2,9%.
Bos BTN Pede BSN Jadi Tulang Punggung Keuangan Syariah Selain BSI
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu optimistis anak usahanya, Bank Syariah Nasional (BSN), mampu menggarap potensi pasar syariah di Indonesia secara maksimal dan mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah. Meski baru spin-off menjadi bank umum syariah (BUS) belum lama ini, menurut Nixon, BSN mampu menunjukkan kinerja yang apik hingga paruh awal tahun ini. Memang hingga Juni 2026, BSN berhasil meraup laba sebesar Rp 444 miliar atau tumbuh 10,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dalam periode yang sama, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank berhasil naik dari 3,72% menjadi 4%. Nixon menyoroti fakta bahwa, dalam beberapa aspek, kinerja BSN bahkan lebih bagus ketimbang sang induk. Misalkan saja, rasio biaya dana (cost of fund/CoF) BSN yang ada di level 2,7% sementara BTN di 3%, juga rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) di 2,7% sementara rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) BTN di 2,9%.