KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan penurunan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada paruh pertama 2026. Hingga Juni 2026, NIM BTN berada di level 3,5%, turun dari 4,4% pada periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, penurunan NIM tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan profitabilitas inti perseroan. Menurutnya, terdapat pengaruh perubahan standar akuntansi pada tahun lalu yang membuat basis perbandingan menjadi tinggi. "Tahun lalu ada perubahan PSAK sehingga pendapatan bunga meningkat. Namun, agar laba tidak naik terlalu tinggi, kami juga memperbesar beban cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)," ujar Nixon kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7/2026).
Bos BTN Ungkap Penyebab NIM Turun Jadi 3,5% pada Juni 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan penurunan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada paruh pertama 2026. Hingga Juni 2026, NIM BTN berada di level 3,5%, turun dari 4,4% pada periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, penurunan NIM tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan profitabilitas inti perseroan. Menurutnya, terdapat pengaruh perubahan standar akuntansi pada tahun lalu yang membuat basis perbandingan menjadi tinggi. "Tahun lalu ada perubahan PSAK sehingga pendapatan bunga meningkat. Namun, agar laba tidak naik terlalu tinggi, kami juga memperbesar beban cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)," ujar Nixon kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7/2026).