Bos Twitter menganggap Indonesia pasar terpenting



SAN FRANCISCO. Dick Costolo, Chief Executive Officer Inc (CEO), mengungkapkan alasan utama Twitter akhirnya membuka kantornya di Indonesia. Menurut pria yang menjadi nakhoda Twitter sejak Oktober 2010 itu, Indonesia merupakan pasar terpenting bagi media sosial tersebut.

"Populasi digital di Indonesia sangat tinggi. Itu extraordinary," kata Dick kepada wartawan KONTAN di kantor pusat Twitter, San Francisco, Amerika Serikat, Rabu siang (8/10) atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Ia memaparkan, masyarakat Indonesia aktif menggunakan Twitter dengan berbagai platform komunikasi. Hal inilah yang mengundang ketertarikan Twitter membuka kantornya di Jakarta dalam beberapa bulan ke depan.


Apalagi, ke depan, Twitter memang ingin mengembangkan aplikasi yang memungkinkan pengguna ponsel biasa (feature phone) mengakses media sosial itu melalui pesan pendek (SMS). Dengan begitu, semua masyarakat Indonesia di berbagai pelosok daerah bisa menggunakan dan mengakses Twitter.

Di sisi lain, menurut Dick, spektrum pengguna Twitter di Indonesia sangat luas dan beragam. Mulai dari artis, musisi, politisi, para profesional dan anak sekolah. "Ini bisa menjadi kesempatan bagi Joko Widodo untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas meski telah menjadi presiden nantinya," imbuh Dick. 

Adapun keputusan Twitter membuka kantor di Jakarta karena trafik kicauan Twitter di ibukota negara ini sangat tinggi. Dengan membuka kantor di Jakarta, Twitter akan memberikan berbagai layanan kepada para penggunanya di tanah air, yaitu sebagai media komunikasi dan business development.

"Kami membawa platform bisnis terdepan Twitter ke Indonesia sehingga terkoneksi ke dunia," ujar Dick. 

Meski begitu, Dick belum bisa menyebutkan waktu persis kehadiran Twitter di Indonesia, khususnya di Jakarta. "Saya berharap bisa segera datang ke Indonesia," pungkasnya.

Editor: Hendra Gunawan