JAKARTA. Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) akan melakukan evaluasi ulang semua sarana dan prasarana pelabuhan yang dioperasikan kontraktor kontrak kerja sama (KKS). Menurut Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Budi Indianto, penilaian yang akan dijalankan menyangkut aspek non teknis seperti legal, administrasi, keandalan, aspek teknis maupun aspek administratif di seluruh terminal khusus (tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik KKS. "Evaluasi ini dilakukan untuk memperoleh data terkini pelabuhan migas," kata Budi dalam situs resmi instansinya, Senin (27/9). Evaluasi ini sudah disanggupi oleh 24 KKS yang memiliki wilayah kerja di Indonesia.
BP Migas akan evaluasi pelabuhan-pelabuhan migas
JAKARTA. Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) akan melakukan evaluasi ulang semua sarana dan prasarana pelabuhan yang dioperasikan kontraktor kontrak kerja sama (KKS). Menurut Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Budi Indianto, penilaian yang akan dijalankan menyangkut aspek non teknis seperti legal, administrasi, keandalan, aspek teknis maupun aspek administratif di seluruh terminal khusus (tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik KKS. "Evaluasi ini dilakukan untuk memperoleh data terkini pelabuhan migas," kata Budi dalam situs resmi instansinya, Senin (27/9). Evaluasi ini sudah disanggupi oleh 24 KKS yang memiliki wilayah kerja di Indonesia.