JAKARTA. Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) akan melepas stok minyak mentah untuk bulan September dan Oktober 2010 sebanyak 3 juta barel. Berdasarkan catatan dari BP Migas, stok minyak dan kondesat per 16 September 2010 sudah mencapai 11,58 juta barel. "Kalau stoknya sampai 12 juta barel, pelan-pelan akan kita lepas 3 jutaan," ujar Kepala BP Migas R Priyono, Senin (20/9).BP Migas mencatat, sepanjang semester I-2010, produksi minyak yang terjual (lifting) mencapai 935.292 barel per hari. Sementara mengenai harga, minyak tersebut akan dilepas dengan harga di atas ICP (Indonesia Crude Price). "Harga selalu di atas ICP; artinya selalu harga premium, tidak pernah diskon," tukasnya.Berdasarkan catatan BP Migas, produksi minyak mentah dan kondensat hingga 22 Agustus 2010 mencapai 957.833 barel per hari (BPH) atau lebih rendah 0,74% dari target APBN-P 2010 sebesar 965.000 bph. Hingga akhir Agustus, produksi minyak mentah nasional hanya mencapai 960.927 bph. Minimnya produksi minyak tersebut disebabkan oleh sejumlah proyek yang macet."Masih belum mencapai target karena saat ini ada beberapa lapangan yang kegiatan operasinya sedang mengalami kendala di luar rencana," ujar Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Budi Indianto.Lapangan-lapangan migas yang terhenti operasinya antara lain lapangan yang dioperasikan Kodeco dengan kehilangan produksi 1.600 barel per hari, ConocoPhillips 1.500 barel per hari, BP Berau 1.000 barel per hari, dan Mobil Cepu Limited 700 barel per hari."Kalau lapangan-lapangan itu sudah berproduksi kembali, kami optimis target produksi sebesar 965.000 bph bisa tercapai," tergasnya.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
BP Migas lepas stok minyak mentah 3 juta barel
JAKARTA. Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) akan melepas stok minyak mentah untuk bulan September dan Oktober 2010 sebanyak 3 juta barel. Berdasarkan catatan dari BP Migas, stok minyak dan kondesat per 16 September 2010 sudah mencapai 11,58 juta barel. "Kalau stoknya sampai 12 juta barel, pelan-pelan akan kita lepas 3 jutaan," ujar Kepala BP Migas R Priyono, Senin (20/9).BP Migas mencatat, sepanjang semester I-2010, produksi minyak yang terjual (lifting) mencapai 935.292 barel per hari. Sementara mengenai harga, minyak tersebut akan dilepas dengan harga di atas ICP (Indonesia Crude Price). "Harga selalu di atas ICP; artinya selalu harga premium, tidak pernah diskon," tukasnya.Berdasarkan catatan BP Migas, produksi minyak mentah dan kondensat hingga 22 Agustus 2010 mencapai 957.833 barel per hari (BPH) atau lebih rendah 0,74% dari target APBN-P 2010 sebesar 965.000 bph. Hingga akhir Agustus, produksi minyak mentah nasional hanya mencapai 960.927 bph. Minimnya produksi minyak tersebut disebabkan oleh sejumlah proyek yang macet."Masih belum mencapai target karena saat ini ada beberapa lapangan yang kegiatan operasinya sedang mengalami kendala di luar rencana," ujar Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Budi Indianto.Lapangan-lapangan migas yang terhenti operasinya antara lain lapangan yang dioperasikan Kodeco dengan kehilangan produksi 1.600 barel per hari, ConocoPhillips 1.500 barel per hari, BP Berau 1.000 barel per hari, dan Mobil Cepu Limited 700 barel per hari."Kalau lapangan-lapangan itu sudah berproduksi kembali, kami optimis target produksi sebesar 965.000 bph bisa tercapai," tergasnya.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News