BP Raih Mitra Baru, Proyek LNG Australia Makin Kuat



KONTAN.CO.ID – SYDNEY. Perusahaan energi asal Inggris, BP, melepas sebagian kepemilikannya di proyek gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Browse di Australia Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio perusahaan.

Melansir Reuters (1/6) , BP menyatakan telah menyepakati penjualan 5% sahamnya di proyek tersebut kepada perusahaan energi Korea Selatan, GS Energy.

BP menjelaskan, masuknya GS Energy sebagai pemegang saham baru sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan mitra strategis yang memiliki komitmen jangka panjang terhadap pengembangan proyek.


Baca Juga: BP Pertimbangkan Jual Sebagian Aset Gas di Mesir, Fokus Kurangi Utang

"Pengurangan porsi kepemilikan ini mencerminkan pendekatan BP yang disiplin dalam mengelola portofolio dengan menghadirkan mitra yang berkomitmen," tulis BP dalam pernyataannya.

Setelah transaksi rampung, kepemilikan BP di proyek Browse akan berkurang menjadi 39%. Proyek yang dipimpin Woodside tersebut memiliki nilai investasi sekitar US$ 35 miliar dan menjadi salah satu proyek LNG terbesar yang tengah dikembangkan di Australia.

Langkah ini menunjukkan upaya BP untuk menata kembali portofolio aset energinya, sekaligus berbagi risiko dan kebutuhan pendanaan proyek dengan mitra strategis di tengah besarnya investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan LNG skala besar.

Baca Juga: Fokus ke Bisnis Inti, BP Jual 65% Saham Castrol Senilai Rp 100 Triliun