BPD Jateng jajaki strategic partner



JAKARTA. Bank Pembiayaan Daerah (BPD) Jawa Tengah (Jateng) akan memanfaatkan upaya pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan Bank Pembiayaan Daerah (BPD) dengan menggandeng strategic partner. Hal ini dilakukan demi mendongkrak pertumbuhan BPD ke depan.

Direktur Utama Bank Jawa Tengah (Jateng) Supriyanto mengatakan, strategic partner merupakan kesempatan untuk memuluskan rencana pemerintah yakni adanya sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMND). Hal tersebut juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk mempercepat proses transformasi BPD.

“Kita lebih memilih strategic partner, karena jika berbentuk holding tidak mungkin, lantaran masing-masing BPD dimiliki oleh masing-masing pemerintah,” kata Supriyanto, Senin (28/3).


Saat ini, kata Supriyanto, BPD Jateng tengah menjajaki strategic partner yang cocok dengan segmen bisnisnya. Adapun kriteria yang diincar yaitu, perusahaan tersebut memiliki jenis usaha yang sama seperti lembaga keuangan sejenis. Hal ini menurutnya, memungkinkan untuk meningkatkan kapasitas BPD.

“Karena strategic parner bukan semata-mata menggandeng usaha yang kecil, tapi lebih bekerja sama dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), human kapital, teknologi dan lainnya,” paparnya. Rencananya,  BPD Jateng akan mengumumkan strategic partner pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini