KONTAN.CO.ID - Bandung (21/05/2026) – Guna memperluas akses pembayaran sekaligus memudahkan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya, BPJS Kesehatan resmi menjajaki uji coba kerja sama dengan 20 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Bandung. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menuturkan bahwa uji coba kolaborasi bersama ke-20 KKMP tersebut tak hanya untuk mendukung keberlanjutan Program JKN, melainkan juga diharapkan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar. “Ada lebih dari 83.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia yang berpotensi untuk diberdayakan menjadi mitra strategis BPJS Kesehatan. Di Kota Bandung, 20 KKMP ini telah melewati proses kurasi awal dan analisis kelayakan, hingga akhirnya ditetapkan menjadi lokus uji coba. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi di antaranya terkait legalitas badan usaha, kepesertaan JKN internal, dan kesiapan infrastruktur,” jelas Pujo, Kamis (21/05). Terdapat 3 model uji coba yang dikolaborasikan BPJS Kesehatan bersama 20 KKMP di Kota Bandung. Pertama, KKMP sebagai kanal pembayaran iuran peserta JKN (Payment Point Online Banking/PPOB). Kedua, KKMP sebagai agen institusi/agen mitra JKN yang melakukan pendataan, edukasi, dan pengaktifan kembali peserta JKN non aktif. Ketiga, KKMP sebagai kolabolator yang menghimpun dan menyalurkan dana dari berbagai sumber (hasil usaha, corporate social responsibility, donasi) untuk membayar iuran peserta JKN non aktif.
BPJS Kesehatan Inisiasi Kolaborasi dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih
KONTAN.CO.ID - Bandung (21/05/2026) – Guna memperluas akses pembayaran sekaligus memudahkan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya, BPJS Kesehatan resmi menjajaki uji coba kerja sama dengan 20 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Bandung. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menuturkan bahwa uji coba kolaborasi bersama ke-20 KKMP tersebut tak hanya untuk mendukung keberlanjutan Program JKN, melainkan juga diharapkan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar. “Ada lebih dari 83.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia yang berpotensi untuk diberdayakan menjadi mitra strategis BPJS Kesehatan. Di Kota Bandung, 20 KKMP ini telah melewati proses kurasi awal dan analisis kelayakan, hingga akhirnya ditetapkan menjadi lokus uji coba. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi di antaranya terkait legalitas badan usaha, kepesertaan JKN internal, dan kesiapan infrastruktur,” jelas Pujo, Kamis (21/05). Terdapat 3 model uji coba yang dikolaborasikan BPJS Kesehatan bersama 20 KKMP di Kota Bandung. Pertama, KKMP sebagai kanal pembayaran iuran peserta JKN (Payment Point Online Banking/PPOB). Kedua, KKMP sebagai agen institusi/agen mitra JKN yang melakukan pendataan, edukasi, dan pengaktifan kembali peserta JKN non aktif. Ketiga, KKMP sebagai kolabolator yang menghimpun dan menyalurkan dana dari berbagai sumber (hasil usaha, corporate social responsibility, donasi) untuk membayar iuran peserta JKN non aktif.