KONTAN.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Mayor Jenderal TNI (Purn) Prihati Pujowaskito mengatakan, kerugian akibat praktik curang atau fraud di bidang kesehatan menurun sekitar Rp 6 triliun. “Semua berusaha mengurangi, kerja sesuai regulasi supaya fraud-nya turun. Angkanya sudah enggak seperti itu ya, turun. Barangkali mungkin sekitar Rp 6 triliun, sudah enggak, enggak sebesar itu ya,” kata Prihati, usai beraudiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Baca Juga: Pemerintah Masih Punya Utang Sebesar Rp 25,8 Triliun ke Taspen
BPJS Kesehatan Perkirakan Kerugian Akibat Fraud Turun hingga Rp 6 Triliun
KONTAN.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Mayor Jenderal TNI (Purn) Prihati Pujowaskito mengatakan, kerugian akibat praktik curang atau fraud di bidang kesehatan menurun sekitar Rp 6 triliun. “Semua berusaha mengurangi, kerja sesuai regulasi supaya fraud-nya turun. Angkanya sudah enggak seperti itu ya, turun. Barangkali mungkin sekitar Rp 6 triliun, sudah enggak, enggak sebesar itu ya,” kata Prihati, usai beraudiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Baca Juga: Pemerintah Masih Punya Utang Sebesar Rp 25,8 Triliun ke Taspen
TAG: