BPJT: Sistem MLFF Punya Peran Penting Sehingga Masuk Daftar PSN



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menyambut positif masuknya proyek pengembangan sistem transaksi tol nontunai dan nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Anggota BPJT Unsur Masyarakat Tulus Abadi menyampaikan, penerapan sistem MLFF pada jalan tol di Indonesia akan meniadakan antrean pada gerbang tol sekaligus mengurangi polusi udara akibat terhentinya kendaraan. 

Sistem MLFF juga menjadi wujud inovasi digitalisasi pembayaran tarif tol.


Penetapan MLFF sebagai PSN tentu menandai betapa pentingnya peran sistem transaksi tol tersebut serta menunjukkan bahwa proyek ini akan melibatkan sinergi dari banyak sektor, baik dari sisi institusi maupun industri.

Baca Juga: Menteri PUPR Pastikan Penerapan Pembayaran Nirsentuh Jalan Tol Dimulai Bertahap

“Ini sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan implementasi sistem MLFF di jalan tol agar dapat terlaksana,” kata Tulus, Rabu (29/5).

BPJT juga memastikan masuknya MLFF ke dalam PSN tidak mempengaruhi posisi PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek tersebut. RITS telah ditunjuk sebagai BUP proyek MLFF karena memenangkan tender pada 2021 lalu.

Terkait potensi adanya mitra lain yang dapat terlibat dalam pelaksanaan teknis MLFF, Tulus bilang bahwa hal itu merupakan kewenangan dari Roatex. 

“Kami akan melakukan pengawasan penuh terhadap pemenuhan indikator yang perlu dilakukan oleh Roatex,” tutur dia.

Tulus melanjutkan, dalam beberapa aspek, proyek MLFF yang dijalankan Roatex tentu akan melibatkan penilaian dari sektor terkait, seperti sistem pembayaran, keamanan data publik, penyelenggaraan sistem elektronik, dan lain sebagainya. 

Selain itu, sanksi terhadap keterlambatan jadwal implementasi MLFF juga sudah diatur dalam perjanjian yang ditandatangani bersama.

Baca Juga: Pengumuman! Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Kapan Berlaku?

Dalam berita sebelumnya, Kementerian PUPR menargetkan sistem MLFF mulai diterapkan pada kuartal III-2024 dengan prioritas di jalan tol wilayah Jawa. Namun, karena masih dalam tahap transisi, sistem MLFF tidak diterapkan secara penuh.

Adapun sistem yang akan diimplementasikan lebih dahulu adalah Single Lane Free Flow (SLFF). Dengan sistem ini, transaksi tol masih menggunakan palang (barrier). Kendaraan yang belum terdata di aplikasi Cantas akan dialihkan ke gerbang tol yang masih menerima pembayaran tapping uang elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi