BPKH tegaskan tidak ada satu rupiah dana haji untuk investasi di infrastruktur



KONTAN.CO.ID - ​JAKARTA. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan, sampai saat ini belum mengalokasikan dana haji milik umat untuk investasi di proyek-proyek infrastruktur. Hal ini menjawab kekhawatiran masyarakat terkait rencana penggunaan dana haji.

"Saya tegaskan tidak ada satu rupiah pun dana haji yang digunakan untuk investasi di infrastruktur, kita hanya investasi di deposito dan surat berharga," kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu di Jakarta, Kamis (24/1).

Anggito meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir atas alokasi dana haji yang diinvestasikan oleh BPKH. BPKH juga telah melakukan tabayyun kepada tokoh dan ulama untuk menjawab persoalan ini.


Anggito menguraikan, pada 2018 alokasi investasi dana haji diinvestasikan sebanyak 50% di bank dan 50% investasi surat berharga.

Namun tahun ini komposisi investasi akan terjadi perubahan menjadi 50% ditempatkan di bank syariah, 30% di surat berharga syariah negara (SBSN) dan 20% untuk investasi langsung serta investasi lainnya.

"Untuk investasi langsung BPKH mengutamakan kepentingan jemaah haji seperti hotel, penerbangan, katering. Menurut saya secara substansi tidak ada yang dilanggar," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto