BPOM Resmikan Fasilitas Produksi Injeksi Milik PT Ethica Industri Farmasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar telah selesai meresmikan  Fasilitas Produksi Injeksi Steril Lini 3 dan Warehouse milik PT Ethica Industri Farmasi, anak usaha PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026).

Taruna Ikrar menjelaskan bahwa PT Ethica Industri Farmasi merupakan salah satu perusahaan yang banyak fokus dalam memproduksi obat-obatan generik. Dengan begitu, obat generik yang di produksi dapat membantu masyarakat Indonesia, khususnya untuk pengguna BPJS.

"Jadi, kita memberikan dukungan dalam konteks ekspansi masa depan, di mana kita berharap Ethica Farma Indonesia ini bisa semakin mendunia, semakin mengglobal. Sehingga dengan demikian maka kemandirian obat nasional kita bisa tercapai," ujar Taruna Ikrar dalam acara Peresmian Fasilitas Produksi Injeksi Steril Lini 3 dan Warehouse Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026).


Baca Juga: Pyridam Farma Genjot Produk Bernilai Tinggi, Penjualan Kuartal I-2026 Tumbuh 11,8%

Adapun pembangunan lini 3 tersebut memakan waktu kurang lebih selama  1,5 tahun. Pembangunan ini dirancang untuk menjawab peningkatan kebutuhan obat injeksi steril nasional, khususnya bagi layanan rumah sakit dan program kesehatan pemerintah.

Adapun fasilitas terbaru ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi obat. Namun tetap mengacu pada standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), EU Good Manufacturing Practices (EU GMP), serta standar Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia.

Sementara itu, Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwa menuturkan perbedaan fasilitas terbaru di lini 3 ini, yakni  spesialisasi dan skalabilitas. 

Menurutnya, kehadiran fasilitas lini 3 ini memberikan produksi yang jauh lebih besar, sehingga memungkinkan Perseroan untuk memenuhi permintaan yang cukup panjang dari mitra CDMO. 

Baca Juga: Soroti Risiko Hantavirus, Pyridam Farma (PYFA) Gencarkan Edukasi Pola Hidup Sehat

Apalagi, ekosistem JKN saat ini sudah semakin matang dan membuat permintaan sediaan steril dalam negeri terus melonjak. 

Pria yang akrab disapa Gunawan itu menyebut sekitar 97% produksi Ethica adalah injeksi steril generik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas diserap oleh ekosistem BPJS Kesehatan. 

"Hari ini bukan sekadar peresmian sebuah fasilitas produksi; ini adalah pernyataan bahwa industri farmasi Indonesia siap berdiri sejajar dengan standar global dan PYFA berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dari pernyataan itu," kata dia.

Selanjutnya, PYFA juga sudah merancang  peta jalan (roadmap) manufaktur berkelanjutan yang agresif melalui persiapan pengembangan Lini 4 dan Lini 5. 

Pengerjaan fisik untuk Lini 4 dan 5 saat ini sudah berjalan dengan fokus portofolio yang berbeda, khususnya pada jenis sediaan farmasi yang akan diproduksi.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Hantam Industri Farmasi, PYFA Tetap Bukukan Pertumbuhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News