KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi di industri perbankan, khususnya di segmen Bank Perekonomian Rakyat (BPR), masih dihadapkan dengan sejumlah tantangan. Direktur Utama BPR Jatim Irwan Eka Wijaya Arsyad menilai, secara prinsip konsolidasi merupakan langkah yang positif untuk memperkuat ketahanan industri BPR. Terutama bagi BPR-BPR kecil yang diarahkan untuk bergabung dengan BPR yang lebih besar atau membentuk Kelompok Usaha Bank (KUB). Namun demikian, Irwan mengaku masih menanti kebijakan yang komprehensif selain arahan konsolidasi. Ia menyebut, hingga saat ini arah kebijakan konsolidasi BPR, termasuk dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) masih belum dijelaskan secara rinci.
BPR Jatim Ungkap Tantangan Konsolidasi di Tahun 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi di industri perbankan, khususnya di segmen Bank Perekonomian Rakyat (BPR), masih dihadapkan dengan sejumlah tantangan. Direktur Utama BPR Jatim Irwan Eka Wijaya Arsyad menilai, secara prinsip konsolidasi merupakan langkah yang positif untuk memperkuat ketahanan industri BPR. Terutama bagi BPR-BPR kecil yang diarahkan untuk bergabung dengan BPR yang lebih besar atau membentuk Kelompok Usaha Bank (KUB). Namun demikian, Irwan mengaku masih menanti kebijakan yang komprehensif selain arahan konsolidasi. Ia menyebut, hingga saat ini arah kebijakan konsolidasi BPR, termasuk dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) masih belum dijelaskan secara rinci.
TAG: