KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berpotensi meningkatkan risiko gagal panen tanaman padi. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, bencana di tiga wilayah itu menyebabkan sekitar 11,43 persen lahan pertanian yang biasa ditanami padi berpotensi gagal panen. Bencana tersebut salah satunya disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi pada November 2025 di sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Standing Crop di Tiga Wilayah
Selain itu, BPS juga mencatat proporsi lahan yang sedang ditanami padi atau standing crop di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025 sebesar 34,63 persen. Baca Juga: Laporan BPS: Penumpang Transportasi Anjlok Bulanan, Kereta Api Jadi Pengecualian Luas lahan standing crop ini lebih kecil dibandingkan dengan kondisi November 2024 yang sebesar 36,70 persen.
Selain standing crop, BPS mencatat lahan yang ditanami selain padi mencapai 26,26 persen, sementara lahan dalam tahap persiapan sebesar 17,16 persen.