BPS: Inflasi Naik Menjadi 0,30% pada September 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2026 mencatatkan inflasi secara bulanan sebesar 0,30% month to month (mtm). Inflasi tersebut meningkat dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,20% mtm.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, sejalan dengan meningkatnya inflasi tersebut, terjadi juga peningkatan IHK dari 111,97 pada Agustus 2026 menjadi 112,31 pada September 2026.

Sementara itu, secara tahunan inflasi tercatat sebesar 3,28% secara year on year (YoY), atau meningkat dari bulan sebelumnya yang mencapai 3,19% YoY.


Baca Juga: 43 TPA Terbakar, KLH Soroti Pentingnya Pemilahan Sampah

Pun secara tahun kalender atau year to date (ytd) mencatatkan inflasi sebesar 2,17% di September 2026, naik dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,86% ytd.

“Kelompok pengeluaran yang mendorong inflasi pada September 2026 utamanya makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,88% mtm, dengan andil inflasi 0,36% mtm,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Kamis (1/10/2026).

Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau adalah cabai rawit, dengan andil inflasi sebesar 0,08% mtm. Kemudian, cabai merah dengan andil inflasi 0,06% mtm, daging ayam ras dengan andil inflasi 0,05% mtm, berasa 0,03%, telur ayam ras 0,02% mtm, serta ikan segar dan kangung dengan andil inflasi masing-masing 0,01% mtm.

Selanjutnya, inflasi September secara bulanan juga didorong oleh inflasi perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatatkan deflasi 0,14% mtm, dengan andil inflasi 0,01% mtm.

Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan dengan andil deflasi sebesar 0,01% mtm.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News