BPS Sebut Perekonomian Indonesia Terus Membaik, Ini Faktor Pendorongnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini terus membaik.

Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik (BPS) Atqo Mardiyanto menyampaikan, membaiknya kondisi perekonomian tersebut tercermin dari beberapa indikator. Di antaranya penurunan tingkat pengangguran terbuka.

Pada Februari 2023, tingkat pengangguran terbuka turun 5,45% atau lebih rendah dibandingkan Agustus 2022. Lalu, nilai tukar petani (NTP) pada Maret 2023 sebesar 110,85, mengalami peningkatan dibandingkan September 2022 yang sebesar 106,82.


Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Juni 2023 Meningkat Menjadi US$ 3,45 Miliar

Kemudian, pada periode September 2022 hingga Maret 2023 inflasi mengalami penurunan 1,32%, lebih rendah dibandingkan Maret 2022 hingga September 2022 yang sebesar 3,60%.

Faktor lain yang mendukung perekonomian Indonesia semakin baik adalah konsumsi rumah tangga yang tumbuh positif. Pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2023 meningkat sebesar 2,37% dibandingkan kuartal III 2022.

“Kita bisa tahu kondisi perekonomian nasional terus membaik. Ini juga akan memengaruhi kondisi kemiskinan Maret 2023,” tutur Atqo dalam rilis BPS, Selasa (17/7).

Baca Juga: BPS Catat Ekspor Juni 2023 Sebesar US$ 20,61 Miliar, Turun 5,8% dari Mei 2023

Atqo juga menyampaikan, penyaluran bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat ternyata bisa mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

Berdasarkan catatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) peran program keluarga harapan (PKH) tahap I tahun 2023 telah mencapai 89,3%. Sedangkan penyaluran bansos sembako telah mencapai 86,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi